Bukber, Antara Tradisi dan Gaya Hidup
- 10 Mar 2025 08:16 WIB
- Bone
KBRN, Bone: Bulan suci Ramadhan selalu membawa suasana kebersamaan yang kental, salah satunya melalui tradisi buka puasa bersama atau bukber. Bukber sudah menjadi tradisi rutin masyarakat muslim baik di rumah, masjid bahkan di restoran atau kafe.
Bukber bukan hanya soal mengisi perut setelah seharian berpuasa, tetapi juga menjadi momen untuk mempererat tali silaturahmi. Di tengah kesibukan sehari-hari, acara bukber menjadi ajang untuk berkumpul dengan keluarga, sahabat, kolega, atau bahkan dengan sesama umat Muslim yang mungkin sebelumnya tidak saling mengenal.
Ustadz Dr. Abu Bakar, M.Pd mengungkapkan dulu bukber identik dengan acara sederhana di rumah atau masjid, kini banyak orang memilih mengadakan bukber di restoran, kafe, atau hotel berbintang. Tidak jarang, bukber menjadi ajang reuni atau pertemuan sosial yang kadang mengalihkan fokus dari nilai spiritualnya.
"Bukber itu tidak dipaksakan, sah sah saja selama tidak meninggalkan makna sebenarnya dari bukber itu, dan tidak sampai meninggalkan salat" ungkapnya saat dikonfirmasi RRI.co.id, Senin(10/03/2025).
Ditekankan jangan jadikan bukber sebatas ajang foto untuk unggahan media sosial akan tetapi utamakan nilanya sebagai bentuk ibadah dan silaturahmi yang tulus. Oleh karena itu, penting untuk mengembalikan esensi bukber sebagai sarana berbagi dan mempererat ukhuwah Islamiyah, bukan hanya sebagai gaya hidup semata.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....