Baitul Maal Munzalan Bone Berkontribusi ke Ribuan Santri Penghafal Al-Qur’an

  • 08 Mar 2025 21:14 WIB
  •  Bone

KBRN,Bone: Program Wakaf Al-Qur’an yang dijalankan oleh Baitul Maal Munzalan Indonesia (BMI) Cabang Bone telah berkontribusi dalam mendukung ribuan santri penghafal Al-Qur’an. Melalui penggalangan dana dan donasi dari masyarakat, program ini menyalurkan mushaf khusus bagi para hafiz di berbagai pondok pesantren, terutama yang berada di daerah terpencil dan minim akses bantuan.

Menurut Kepala Kantor Pemberdayaan BMI Bone, Elviana, mekanisme program ini serupa dengan kegiatan penggalangan dana lainnya, yakni melalui fundraising serta partisipasi orang tua asuh yang rutin berwakaf setiap bulan. Pendistribusiannya difokuskan ke pondok pesantren yang membutuhkan, baik yang mengajukan permohonan langsung maupun yang telah teridentifikasi oleh tim Baitul Maal.

“Al-Qur’an yang kami salurkan bukan mushaf biasa, tetapi khusus untuk penghafal Al-Qur’an. Kami ingin memastikan bahwa para santri yang sedang menghafal memiliki fasilitas yang sesuai dengan kebutuhan mereka,”ujar Elviana saat di konfirmasi rri.co.id, Sabtu(8/3/2025).

Sejak PASKAS Bone berdiri pada tahun 2019 dan Baitul Maal Munzalan Cabang Bone terbentuk pada 2022, program ini telah menyalurkan mushaf ke berbagai pondok pesantren, seperti Pondok Nur Badiyah Bodong dan Ar-Rahman. Tidak hanya di Bone, distribusi juga menjangkau wilayah lain, termasuk Kabupaten Bulukumba.

Dari data yang dihimpun, BMI Bone telah menjalin kemitraan dengan berbagai pondok pesantren yang menaungi sekitar 7.000 santri penghafal Al-Qur’an. Program ini tidak hanya membantu ketersediaan mushaf, tetapi juga diharapkan dapat meningkatkan jumlah hafiz di Bone.

Selain wakaf Al-Qur’an, Baitul Maal Munzalan juga mengajak masyarakat untuk turut serta dalam program pemberdayaan lainnya demi mendukung para muhafiz Al-Qur’an. “Ini adalah gerakan bersama. Dengan keberjamaahan, kita bisa memberikan yang terbaik bagi para penghafal Al-Qur’an,” tambahnya.

Dengan semakin banyaknya masyarakat yang berpartisipasi, diharapkan program ini dapat terus berkembang dan menjangkau lebih banyak santri di pelosok daerah, sehingga semakin banyak generasi muda yang menjadi penghafal Al-Qur’an.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....