Tidak Hanya Berdampak ke Siswa, MBG Sentuh Tata Kelola Sekolah

  • 31 Jan 2026 18:02 WIB
  •  Bone

RRI.CO.ID, Sinjai - Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di SMPN 1 Sinjai tidak hanya berdampak pada siswa, tetapi mulai menyentuh guru dan tata kelola sekolah. Perluasan sasaran program memunculkan manfaat sekaligus tantangan teknis distribusi.

Kepala UPTD SMPN 1 Sinjai, Syamsul Rijal, S.Pd., MM menyebut skema MBG terbaru sudah mencakup guru setelah sebelumnya hanya untuk siswa. Selain itu, insentif penanggung jawab program di sekolah juga mulai tersedia.

Ia menilai hal ini memperkuat dukungan internal sekolah terhadap pelaksanaan program. “Program MBG sekarang sudah mulai meningkat karena tidak hanya untuk siswa, guru juga sudah dapat, dan insentif penanggung jawab sudah ada,” ujarnya, Jumat, 30 Januari 2026.

Meski demikian, distribusi makanan ke ratusan siswa masih memerlukan waktu sehingga sedikit memotong jam pelajaran. Ia berharap ada penyempurnaan mekanisme agar tidak mengganggu proses belajar.

“Dengan jumlah siswa sangat banyak, pendistribusian pasti memakan waktu, kadang ada sedikit jam pelajaran terambil tapi tidak signifikan. Kita berharap sistem penyaluran ke depan lebih efisien," tambahnya.

Dari sisi lingkungan sekolah, program MBG juga berdampak pada pengurangan sampah bekal makanan siswa. Namun aktivitas kantin tetap berjalan karena dikelola pelaku UMKM sekolah.

“Kantin tetap berjalan karena itu penghidupan rekan pengelola, tapi sampah bekal dari luar memang berkurang,” ucap Syamsul Rijal.

Ia menilai kondisi ini menciptakan keseimbangan antara program dan usaha sekolah. Pihaknya juga berharap pemerintah terus menyempurnakan skema MBG agar manfaatnya merata tanpa mengganggu ritme pembelajaran.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....