Operasional SPPG Balangnipa Diharap Pulih Demi Layani Ribuan Sasaran

  • 03 Des 2025 10:03 WIB
  •  Bone

KBRN, Sinjai: Penghentian sementara operasional Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Balangnipa 1 menimbulkan harapan besar agar dapur segera kembali berjalan untuk melayani ribuan sasaran program. “Dapur tidak bisa membeli bahan baku sejak akhir pekan, sehingga distribusi tidak dapat dilanjutkan” ujar Mitra SPPG Balangnipa 1, Ichi Ariestutie, Selasa (2/12/2025).

SPPG Balangnipa 1 resmi berhenti beroperasi sejak 1 Desember 2025 setelah anggaran bahan baku dan operasional belum cair. “Anggaran bahan baku dan operasional belum cair, sementara kebutuhan produksi harian cukup besar,” kata Ichi.

Ia mengatakan kondisi ini berdampak pada delapan sekolah, kelompok balita, dan ibu menyusui yang tidak menerima suplai makanan. “Sekitar 2.900 penerima MBG terdampak langsung sejak dapur berhenti,” jelas Ichi.

Meski demikian, pihak SPPG dan mitra berharap anggaran segera terealisasi agar layanan pemenuhan gizi kembali berjalan normal. “Kami siap beroperasi kembali begitu dananya turun,” tegas Ichi.

Pantauan di lokasi menunjukkan tidak ada aktivitas di dapur yang selama ini menjadi pusat distribusi terbesar di Sinjai Utara, pintu tertutup dan mobil operasional tidak bergerak sejak awal pekan. Situasi serupa tampak di SMPN 1 Sinjai, di mana siswa datang membawa bekal masing-masing.

Sebelumnya, penghentian sementara operasional SPPG yang dikelola Yayasan Cahaya Langoan Nusantara dikarenakan adanya kendala dalam proses pencairan dana program makanan bergizi gratis (MBG) oleh BGN atau Badan Gizi Nasional. Hal ini juga mengacu pada surat keputusan bersama antara kepala SPPG, ketua yayasan, dan mitra pelaksana.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....