Mahasiswa IAIN Bone Kembangkan UMKM Sandwich Sehat Halal
- 17 Mei 2026 20:53 WIB
- Bone
RRI.CO.ID, Bone – Mahasiswa Program Studi Ekonomi Syariah IAIN Bone menghadirkan UMKM kuliner sehat bernama SASAKU (Salad Sandwich Ku) yang menyasar masyarakat aktif berolahraga di kawasan Stadion Lapatau, Kabupaten Bone. Usaha tersebut menjadi bagian dari tugas mata kuliah kewirausahaan yang mulai dijalankan sejak 5 Mei 2026.
Produk yang ditawarkan berupa sandwich sehat dengan konsep praktis, bergizi seimbang, serta menggunakan bahan-bahan halal. Kehadiran SASAKU diharapkan dapat menjadi alternatif makanan sehat bagi masyarakat, khususnya pengunjung stadion yang rutin berolahraga.
UMKM SASAKU dikelola oleh tim mahasiswa dengan pembagian tugas masing-masing. Akwan bertindak sebagai ketua tim, Nuraidah sebagai bendahara, bersama anggota lainnya yakni Fani Rahmadhani, Ekha Afriani, Selvi Dewi Astina Sultan, dan Fadhilla Asrianti yang terlibat dalam proses produksi hingga pemasaran.
Nuraidah mengatakan, pemilihan produk sandwich disesuaikan dengan lokasi penjualan yang berada di Stadion Lapatau dan didominasi masyarakat yang sedang berolahraga. Menurutnya, produk sehat lebih relevan dengan kebutuhan konsumen di lokasi tersebut.
“Lokasi penjualan kami di Stadion Lapatau dengan target masyarakat yang sedang berolahraga. Karena itu, produk yang kami jual adalah makanan sehat dengan gizi seimbang,” ujarnya saat diwawancarai rri.co.id, Minggu 17 Mei 2026.
Produk SASAKU hadir dengan varian original menggunakan bahan utama berupa roti, sayur, dan keju. Seluruh bahan berasal dari produk lokal dengan tetap memperhatikan kebersihan, keamanan proses produksi, serta kehalalan bahan yang digunakan. “Sandwich kami menggunakan bahan halal dan selalu fresh,” kata Nuraidah.
Dalam sekali produksi, tim mampu membuat sekitar 12 hingga 18 porsi sandwich dengan harga jual Rp13 ribu per porsi. Penjualan dilakukan setiap hari Minggu dengan mayoritas pembeli berasal dari kalangan anak muda. Meski menghadapi tantangan seperti cuaca yang tidak menentu dan variasi produk yang masih terbatas, tim SASAKU tetap optimistis mengembangkan usaha tersebut sebagai sarana belajar kewirausahaan sekaligus menyediakan pilihan makanan sehat bagi masyarakat.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....