Sambal, Penganan yang Selalu ada Sebagai Pelengkap Kuliner Indonesia

  • 30 Apr 2026 09:01 WIB
  •  Bone

RRI.CO.ID, Bone - Orang Indonesia terkenal memiliki beragam pilihan kuliner lezat dan kaya rasa karena perpaduan rempah-rempah alami. Namun, kenikmatan hidangan itu serasa tak lengkap tanpa tambahan sambal sebagai salah satu komponen yang tak terpisahkan dari budaya kuliner Indonesia.

Umumnya, sambal diolah dengan cara diulek menggunakan lesung yang terbuat dari batu. Sebagian lainnya dibuat dengan menggunakan blender untuk menghaluskan cabe dan bumbu-bumbu pelengkapnya.

Kedua cara itupun disebut dapat memberikan cita rasa, aroma dan tekstur yang berbeda pada sambal yang dihasilkan. Menurut para ahli, sambal ulek akan mengeluarkan lebih banyak minyak atsiri (essential oil) dari rempah yang digunakan, jadi sambalnya akan lebih sedap.

Berbeda dengan blender yang hanya memotong bahan sampai halus, sambal ulek akan menghasilkan sensasi unik di lidah karena tekstur yang lebih hidup. Meski begitu, hal ini tergantung pada selera masing-masing orang.

Mahasiswa, Rahayu mengaku lebih memilih sambal ulek karena bertekstur jadi akan terasa lebih enak. “Makan rasanya kayak tidak lengkap kalau tidak ada sambalnya. Biasanya saya ulek sendiri sambal terasi, bari ditambah air jeruk purut biar harum”, ujarnya kepada rri.co.id, Kamis, 30 April 2026.

IRT, Wiwin mengatakan sambal ulek memang paling nikmat apalagi kalau dinikmati bersama dengan nasi panas dan lauk. “Kalau sambal ulek kan lebih wangi dan tahu kenapa menurutku lebih enak daripada kalau dihaluskan pakai blender”, kata Wiwin.

Berbeda dengan Asri yang sehari-harinya bekerja sebagai karyawan swasta, merasa sangat terbantu dengan blender karena lebih hemat waktu dan praktis. “Kalau menurutku sama ji rasanya, baik sambal ulek ataupun yang diblender, yang paling penting ‘kan racikannya”, tuturnya.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....