Tradisi Mabburasa Perkuat Nilai Kebersamaan dan Kekeluargaan
- 19 Mar 2026 20:31 WIB
- Bone
RRI.CO.ID, Bone – Burasa menjadi salah satu hidangan khas masyarakat Bugis Makassar yang selalu hadir saat perayaan Lebaran. Kegiatan membuat burasa yang dikenal dengan sebutan Mabburasa menyimpan makna mendalam tentang kebersamaan dan nilai kekeluargaan yang terus dijaga dari generasi ke generasi.
Proses pembuatan burasa dikenal cukup panjang dan membutuhkan kesabaran. Mulai dari mencuci beras, memasaknya dengan santan, hingga tahap pembungkusan menggunakan daun pisang, semua dilakukan dengan penuh ketelitian agar menghasilkan cita rasa yang khas.
Menariknya, pembuatan burasa hampir selalu dilakukan secara bersama-sama. Kegiatan ini melibatkan anggota keluarga dari berbagai usia, sehingga menciptakan suasana hangat yang penuh canda dan tawa di dalam rumah.
Dalam prosesnya, terdapat pembagian peran yang sudah menjadi kebiasaan. Kaum perempuan biasanya mengambil bagian dalam memasak, mulai dari menyiapkan bahan hingga mengolah beras dan santan sampai matang sempurna.
Sementara itu, kaum laki-laki memiliki peran penting pada tahap membungkus dan mengikat burasa. Pekerjaan ini membutuhkan kekuatan dan kerapian agar burasa dapat tersusun dengan baik dan siap direbus dalam waktu yang lama.
Kolaborasi antara perempuan dan laki-laki ini mencerminkan semangat gotong royong yang kuat dalam keluarga. Setiap anggota saling membantu tanpa memandang peran, sehingga pekerjaan terasa lebih ringan dan kebersamaan semakin erat.
“Dalam keluarga kami, Mabburasa menjadi kegiatan rutin menjelang Lebaran. Biasanya ibu berperan besar mulai dari menyiapkan bahan hingga proses memasak. Saat tahap mencetak, membungkus, dan mengikat, ayah serta saudara-saudara ikut terlibat. Kebersamaan inilah yang menciptakan suasana hangat di antara kami,” ungkap salah seorang warga Bone, Mirdawati saat dikonfirmasi rri.co.id, Kamis 19 Maret 2026.
Melalui tradisi ini, burasa tidak hanya menjadi sajian khas Lebaran, tetapi juga simbol nyata dari nilai gotong royong dan kekeluargaan yang terus hidup dalam masyarakat Bugis Makassar hingga saat ini.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....