Faktor Pemicu Kian Memburuknya Kualitas Udara

  • 07 Okt 2026 12:08 WIB
  •  Bone

RRI.CO.ID, Bone - Setiap manusia berhak untuk mendapatkan kehidupan yang layak. Ironisnya, saat ini untuk sekedar bernafas pun, kita hampir kehilangan udara yang bersih, khususnya di perkotaan.

Pertumbuhan penduduk yang semakin meningkat mendorong aktivitasnya pun kian memperparah buruknya kualitas udara yang kita hirup setiap harinya. Data AQI (Indeks Kualitas Udara) menunjukkan Indonesia sebagai negara yang berpolusi buruk dengan kualitas udara tidak sehat, terutama di musim kemarau.

Laman Kemenkes menyebutkan konsentrasi polutan utama atau PM2.5 (partikel udara) berasal dari berbagai sumber, diantaranya :

1. Emisi dari Kendaraan

Asap dari motor dan mobil terbentuk dari bahan bakar fosil, yaitu minyak bumi, yang mengandung karbon monoksida (CO). Gas ini kemudian membentuk ozon dan menjadi polusi udara. Konsentrasi ozon di permukaan bumi akan semakin tinggi saat cuaca panas dan kelembapan udara rendah.

2. Limbah Asap Industri

Pembakaran yang berasal dari aktivitas industri, seperti pabrik dan perusahaan manufaktur, mengandung gas berbahaya seperti karbon monoksida (CO), nitrogen dioksida (NO2), sulfur dioksida (SO2).

3. Pembangkit Listrik

Pembangkit listrik menggunakan bahan bakar fosil minyak bumi dan batu bara dalam skala besar untuk menghasilkan energi. Pembakaran ini menghasilkan emisi gas nitrogen oksida, karbon dioksida, partikulat (PM), dan sulfur dioksida (SO2), yang menyumbangkan hampir 80% polusi udara.

4. Aktivitas Pertanian

Penggunaan pupuk dalam pertanian sebenarnya sangat bermanfaat bagi kesuburan tanaman. Namun, penggunaan pupuk yang berlebihan dapat menghasilkan polutan berupa gas amonia (NH3), yang merupakan salah satu gas paling berbahaya di atmosfer bumi. Penggunaan insektisida dan pestisida, serta pembakaran ladang untuk membuka lahan turut andil dalam mencemari udara.

5. Kebakaran Hutan

Kebakaran hutan dapat menghasilkan polutan berupa nitrogen dioksida (NO2), ozon, hidrokarbon aromatik, dan timbal yang berbahaya bagi kesehatan manusia dan makhluk hidup di sekitarnya. Kebakaran hutan juga dapat menyebabkan perubahan iklim dan musim kemarau datang lebih cepat.

6. Aktivitas Domestik

Merokok dan membakar sampah sangat berbahaya, karena dapat melepaskan polutan yang berdampak buruk bagi kesehatan dan perubahan iklim. Selain itu, penggunaan pendingin ruangan atau AC, pembersih rumah tangga, dan cat tak hanya akan mencemari udara dalam ruangan, tapi juga melepas bahan kimia berbahaya ke udara dan lingkungan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....