Mengenal Influenza A dan Gejalanya yang Perlu Diwaspadai
- 30 Sep 2026 19:00 WIB
- Bone
RRI.CO.ID, Bone - Influenza A merupakan salah satu infeksi saluran pernapasan akut yang disebabkan oleh virus influenza A. Penyakit ini dapat menyerang siapa saja dan umumnya ditandai dengan munculnya demam secara tiba-tiba, menggigil, batuk, pilek, sakit tenggorokan, sakit kepala, hingga nyeri pada otot dan tubuh.
Dilansir dari chubb.com, penularan Influenza A dapat berlangsung dengan cepat melalui percikan saluran pernapasan ketika seseorang yang terinfeksi batuk, bersin, atau berbicara dalam jarak dekat. Virus juga dapat berpindah melalui tangan atau permukaan benda yang telah terkontaminasi, kemudian masuk ke tubuh ketika seseorang menyentuh hidung, mulut, atau mata.
Gejala Influenza A dapat berbeda pada setiap orang, tergantung usia, kondisi kesehatan, dan daya tahan tubuh. Selain demam, batuk, dan pilek, penderita dapat mengalami kelelahan, kehilangan nafsu makan, sakit kepala, nyeri badan, otot dan sendi. Pada sebagian kasus, terutama pada anak-anak, dapat muncul mual, muntah, atau diare.
Setelah terinfeksi, gejala umumnya muncul setelah masa inkubasi sekitar satu hingga tiga hari, meskipun pada beberapa kasus dapat berlangsung lebih lama. Sebagian besar penderita akan berangsur membaik dalam beberapa hari dan pulih dalam waktu sekitar satu minggu. Namun, kondisi setiap orang dapat berbeda, terutama jika memiliki penyakit penyerta.
Influenza A juga dapat menyebabkan komplikasi, terutama pada kelompok yang rentan. Komplikasi yang mungkin terjadi antara lain pneumonia, bronkitis, infeksi telinga, memburuknya kondisi asma, hingga gangguan pernapasan. Gejala seperti sesak napas, napas cepat, demam tinggi yang menetap, atau kondisi yang semakin memburuk perlu mendapat perhatian medis segera.
Pencegahan dapat dilakukan dengan menerapkan kebiasaan hidup bersih dan sehat. Vaksinasi influenza tahunan menjadi salah satu langkah pencegahan yang dapat dilakukan, terutama bagi kelompok berisiko seperti anak di atas enam bulan, lansia, ibu hamil, serta orang dengan penyakit kronis. Selain itu, mencuci tangan dengan sabun, menggunakan masker ketika diperlukan, dan menerapkan etika batuk serta bersin juga penting.
Menjaga daya tahan tubuh juga menjadi bagian dari upaya mencegah infeksi dan mengurangi risiko sakit berat. Pola makan bergizi seimbang, tidur yang cukup, olahraga, serta pengelolaan stres dapat membantu menjaga kondisi tubuh. Dengan mengenali gejala dan cara penularan Influenza A, masyarakat dapat lebih waspada sekaligus melakukan langkah pencegahan untuk melindungi diri dan orang di sekitarnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....