Dinkes Sinjai Ungkap Lima Penyakit Terbanyak pada Jemaah Haji
- 29 Sep 2026 08:58 WIB
- Bone
RRI.CO.ID, Sinjai - Dinas Kesehatan Kabupaten Sinjai mengungkap lima penyakit yang paling banyak ditemukan pada calon jemaah haji berdasarkan hasil pemeriksaan kesehatan tahun 2026. Temuan tersebut menjadi perhatian dalam evaluasi pelayanan kesehatan haji sekaligus persiapan pemeriksaan dan pembinaan calon jemaah haji tahun 2027.
Hal tersebut terungkap dalam Monitoring dan Evaluasi Kesehatan Haji Kabupaten Sinjai Tahun 2026 di Aula Dinas Kesehatan Sinjai, Senin 28 September 2026. Kegiatan tersebut menjadi bahan evaluasi pelayanan kesehatan jemaah haji sekaligus dasar penyusunan langkah perbaikan untuk menghadapi musim haji berikutnya.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sinjai, Kahar Anies, mengatakan lima penyakit yang banyak ditemukan meliputi hipertensi primer, cardiomegaly atau pembesaran jantung, hipercolesterolemia, hypertensive heart disease, dan cystitis. Menurutnya, temuan tersebut menunjukkan hipertensi dan gangguan kardiovaskular masih menjadi persoalan yang perlu diantisipasi sejak dini.
“Data tersebut menunjukkan bahwa hipertensi dan gangguan kardiovaskular masih menjadi masalah kesehatan yang perlu mendapat perhatian. Kondisi ini penting untuk diantisipasi mengingat jemaah haji akan menghadapi aktivitas fisik yang tinggi, perubahan suhu dan lingkungan, perjalanan panjang, serta perubahan pola istirahat dan makan,” jelasnya.
Kahar mengatakan hasil evaluasi akan ditindaklanjuti melalui penguatan deteksi dini penyakit dan pengendalian faktor risiko seperti hipertensi, kolesterol dan obesitas. Pemantauan jemaah dengan penyakit kronis juga akan diperkuat melalui koordinasi Puskesmas dan Rumah Sakit.
“Pemeriksaan kesehatan calon jemaah haji tidak hanya menjadi proses administratif, tetapi juga menjadi pintu masuk untuk deteksi dini, pengendalian faktor risiko, pengobatan, pembinaan, dan pemantauan kesehatan secara berkesinambungan,” tambahnya.
Dinkes Sinjai juga akan meningkatkan edukasi kesehatan sebelum keberangkatan agar calon jemaah memiliki kesiapan fisik dan pengetahuan dalam menjaga kondisi selama menjalankan ibadah haji. Evaluasi tersebut diharapkan memperkuat pelayanan kesehatan yang terintegrasi dan berkesinambungan sehingga calon jemaah haji Sinjai tahun 2027 memiliki kesiapan kesehatan yang lebih baik.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....