Bukan Cuma Plastik, Sampah Sisa Makanan Rumah Tangga Dominasi Limbah di Indonesia

  • 14 Sep 2026 15:37 WIB
  •  Bone

RRI.CO.ID, Bone - Kampanye anti plastik terus digaungkan demi menekan atau menghentikan penggunaan plastik sekali pakai, yang seringkali berakhir menjadi pencemaran. Padahal, plastik bukanlah satu-satu jenis sampah yang paling banyak ditemukan di bumi.

Laman indonesiaasri.com menyebut salah satu penyumbang sampah terbesar yaitu dari aktivitas rumah tangga. Hal ini diperkuat berdasarkan data Sistem Informasi Pengelolaan Sampah Nasional (SIPSN) Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) yang terdapat di Goodstats tahun 2025, ada 56,7% sampah berasal dari aktivitas rumah tangga dan kemudian disusul 13,7% dari aktivitas pasar.

Berdasarkan data Sistem Informasi Pengelolaan Sampah Nasional (SIPSN) yang tercantum di Goodstats pada tahun ini. Dari data sampah di Indonesia itu menyatakan bahwa sisa makanan menyumbang sebanyak 40,76% dari total keseluruhan sampah.

Sisa makanan, seperti buah-buahan busuk dan sayuran merupakan salah satu jenis sampah yang masuk ke dalam kategori sampah organik. Sampah sisa makanan ini dapat dimanfaatkan menjadi kompos, yaitu pupuk organik bagi tumbuhan, yakni diolah dengan komposter, lubang biopori, dan metode takura.

Nur Rahmi sebagai IRT mengatakan biasanya sampah sisa makanan hanya dibuang di sekitar rumah. “Karena sampah itu bisa jadi makanan hewan yang berkeliaran di dekat rumah, seperti ayam, kucing atau anjing”, kata Nur saat dikonfirmasi rri.co.id, Senin, 14 September2026.

Lain halnya dengan Santi, Mahasiswa ini memilih membuang sisa makanannya di tempat sampah dapur dan mencampurnya dengan sampah lainnya. “Sisa makanan saya masukkan dalam kantong plastik supaya tidak berbau”, ujarnya.

Rendahnya budaya memilah sampah perlu dibudayakan sesegera mungkin agar pengolahan sampah dapat berjalan dengan efektif dan efisien. Terlebih, Kementerian Kesehatan (Kemenkes) juga telah mengimbau masyarakat untuk memilah sampah dari rumah guna melindungi kesehatan masyarakat dan menjaga kebersihan lingkungan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....