Sebanyak 1.973 Bidan Aktif Perkuat layanan kesehatan di Bone

  • 06 Mei 2026 15:04 WIB
  •  Bone

RRI.CO.ID, Bone - Kabupaten Bone mencatat ketersediaan tenaga bidan yang cukup memadai untuk menjangkau pelayanan kesehatan hingga ke tingkat desa. Tercatat sebanyak 1.973 bidan aktif yang tersebar di seluruh wilayah, mencerminkan kesiapan daerah dalam memperkuat layanan kesehatan ibu dan anak.

Seluruh bidan tersebut tergabung dalam Ikatan Bidan Indonesia (IBI), yang menjadi wadah profesional dalam meningkatkan kualitas pelayanan kebidanan. Keberadaan organisasi ini turut mendukung pembinaan dan penguatan kompetensi para bidan di lapangan.

Ketua Pengurus Cabang IBI Kabupaten Bone, Hj. Sitti Wahidah, S.ST., M.Kes., menyampaikan bahwa dari sisi jumlah, tenaga bidan saat ini sudah mampu memenuhi kebutuhan pelayanan masyarakat. Dengan jumlah desa sekitar 372, distribusi bidan bahkan telah menjangkau hingga pelosok.

"dalam satu desa, kini tidak hanya terdapat satu bidan, tetapi bisa lebih, sehingga pelayanan kesehatan semakin mudah diakses masyarakat. Para bidan juga bertugas di berbagai fasilitas, mulai dari rumah sakit, puskesmas, klinik, hingga pelayanan langsung di desa," jelas Wahidah saat berbincang bersama RRI Bone dalam program Bincang Siang edisi Rabu, 06 Mei 2026.

Menurutnya, keberadaan bidan di desa merupakan bagian dari kebijakan pemerintah sejak lama untuk menekan angka kematian ibu dan bayi. Program penempatan bidan di desa menjadi langkah strategis agar masyarakat, khususnya di daerah terpencil, mendapatkan layanan kesehatan yang cepat dan tepat.

Peran bidan sebagai garda terdepan dinilai sangat penting karena mereka menjadi tenaga kesehatan pertama yang paling mudah dijangkau masyarakat. Kehadiran bidan di tengah masyarakat memungkinkan deteksi dini serta penanganan awal terhadap berbagai kondisi kesehatan ibu dan bayi.

"Hingga saat ini, peran tersebut masih sangat relevan. Di banyak wilayah, terutama pelosok, bidan kerap menjadi satu-satunya tenaga kesehatan yang hadir dan siap memberikan pelayanan, mulai dari kehamilan, persalinan, hingga pemantauan kesehatan ibu dan anak," tutup Wahidah.

Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....