Stroke Tetap Menjadi Penyakit Neurologis Tertinggi di Masyarakat
- 28 Apr 2026 15:22 WIB
- Bone
RRI.CO.ID, Bone – Penyakit stroke masih menjadi kasus neurologis tertinggi yang dialami masyarakat di Kabupaten Bone. Hal ini disampaikan oleh dokter spesialis neurologi RSUD Tenriawaru Bone, dr. Dwi Atmaji Norwan, yang menyebutkan bahwa kasus stroke hampir setiap hari ditemukan di layanan rumah sakit.
Menurut dr. Dwi, stroke yang paling sering ditangani terdiri dari dua jenis utama, yakni stroke penyumbatan dan stroke perdarahan. Kedua jenis ini sama-sama berisiko tinggi dan membutuhkan penanganan cepat untuk mencegah komplikasi yang lebih berat.
Selain stroke, dr. Dwi juga mengungkapkan bahwa keluhan lain yang cukup sering ditemukan adalah nyeri kepala dan nyeri punggung bawah. Meski demikian, keluhan tersebut tidak selalu murni berasal dari gangguan saraf.
"Kalau misalnya di Bone ini sepertinya angka tertinggi itu masih stroke, baik stroke penyumbatan atau stroke perdarahan, itu hampir setiap hari ada masuk di rumah sakit Tenriawaru. Kemudian berikutnya itu nyeri kepala, nyeri punggung bawah, itu masih di ranahnya stroke," ungkap dr.Dwi saat dikonfirmasi rri.co.id, Selasa 28 April 2026.
Ia menjelaskan, dalam praktiknya, pasien dengan keluhan nyeri kepala atau nyeri punggung bawah tetap harus melalui proses pemeriksaan menyeluruh. Mulai dari anamnesis, pemeriksaan fisik, hingga pemeriksaan penunjang seperti CT scan untuk memastikan penyebab pasti dari keluhan yang dialami.
“Seringkali setelah dilakukan pemeriksaan lanjutan, ditemukan bahwa penyebabnya bukan sekadar gangguan saraf biasa. Misalnya, nyeri punggung bawah ternyata disebabkan oleh patah tulang, atau nyeri kepala yang ternyata berkaitan dengan adanya tumor,” tutur dr. Dwi.
Dalam kondisi tersebut, penanganan pasien tidak hanya dilakukan oleh dokter saraf, tetapi juga melibatkan dokter dari bidang lain seperti bedah saraf atau ortopedi. Kolaborasi ini penting untuk memastikan pasien mendapatkan penanganan yang tepat sesuai diagnosis.
"Misalnya kalau nyeri kepala, oke, nyeri kepala, ternyata di CT scan kepala, oh ternyata ini bukan nyeri kepala biasa, ternyata ada tumor. Ya kita konsul ke bedah saraf. Sekitar situlah tapi yang paling juara memang stroke," katanya.
Dr. Dwi menegaskan bahwa meskipun terdapat berbagai jenis penyakit neurologis, stroke tetap menjadi kasus yang paling dominan di Bone. Ia pun mengimbau masyarakat untuk lebih waspada terhadap gejala stroke dan segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan guna mendapatkan penanganan sedini mungkin.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....