Kader Posyandu di Bone Dibekali Keterampilan Standar Kemenkes
- 24 Nov 2025 09:11 WIB
- Bone
KBRN, Bone; Upaya peningkatan kualitas layanan kesehatan di tingkat desa terus diperkuat Pemda Bone melalui pengembangan kapasitas kader Posyandu. Plt. Kepala Dinas Kesehatan Bone drg. Yusuf Tolo, M. Kes menegaskan bahwa penguasaan 25 Keterampilan Dasar Kader Posyandu menjadi kunci dalam mendukung transformasi layanan primer sesuai program Kementerian Kesehatan RI.
Menurutnya, pedoman keterampilan tersebut tidak hanya menjadi alat kerja, tetapi juga fondasi penting bagi kader untuk memahami kebutuhan kesehatan masyarakat berdasarkan siklus hidup. Mulai dari bayi, balita, ibu hamil, remaja, hingga lansia. “Kader adalah garda terdepan layanan kesehatan di desa. Maka kompetensi mereka harus benar-benar terstandar dan terus ditingkatkan,” ujarnya kepada rri.co.id Senin 24/11/2025.
Transformasi layanan primer difokuskan pada tiga hal: penguatan promosi dan pencegahan, perluasan jejaring layanan hingga ke tingkat dusun, serta pemantauan wilayah setempat. Kader Posyandu menjadi ujung tombak implementasinya melalui kemampuan mengelola Posyandu, melakukan pencatatan, kunjungan rumah, penyuluhan ASI dan gizi, deteksi dini penyakit, hingga edukasi kesehatan remaja.
Dinas Kesehatan Bone memastikan proses peningkatan kapasitas dilakukan secara sistematis melalui pelatihan, penilaian, serta pemberian Tanda Kecakapan Kader (TKK). Kader yang memenuhi kualifikasi bahkan akan dilombakan mulai tingkat kecamatan hingga provinsi. “Ini bentuk apresiasi sekaligus motivasi agar kader semakin profesional,” tambah drg. Yusuf .
Selain TKK, kader berprestasi juga akan mendapatkan penghargaan pada Jambore Kader Posyandu dalam rangka Hari Kesehatan Nasional. Pemerintah daerah berharap penguatan 25 keterampilan dasar ini berdampak langsung pada peningkatan derajat kesehatan masyarakat. “Jika kader kuat, maka pelayanan dasar kita juga akan semakin kuat,” tutupnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....