Waspada Bahaya Penyakit Cacingan pada Anak

  • 23 Agt 2025 16:22 WIB
  •  Bone

KBRN, Bone; Penyakit cacingan masih menjadi ancaman kesehatan yang patut diwaspadai, khususnya pada anak-anak. Kondisi ini disebabkan oleh infeksi cacing parasit yang masuk ke dalam tubuh. Hal tersebut diungkapkan dr. A. Marjuliana, dokter umum asal Bone yang kini bertugas di salah satu rumah sakit di Bogor, Jawa Barat, Sabtu (23/8/2025).

Menurut Andi Marjuliana terdapat beberapa jenis cacing yang sering menginfeksi anak, di antaranya cacing kremi (Enterobius vermicularis), cacing tambang (Ancylostoma, Necator), dan cacing cambuk (Trichuris trichiura). Masing-masing jenis cacing dapat menimbulkan gejala berbeda, seperti diare, nyeri perut, gatal pada anus akibat cacing kremi, hingga anemia yang ditimbulkan oleh cacing tambang.

“Cacing dapat masuk melalui pola hidup yang tidak higienis. Misalnya konsumsi makanan atau minuman yang terkontaminasi telur cacing, kebiasaan tidak mencuci tangan sebelum makan, mengonsumsi daging atau sayuran yang tidak matang sempurna, serta tidak menggunakan alas kaki, khususnya pada kasus cacing tambang,” jelas dr. Marjuliana.

Ia menambahkan, penanganan cacingan dapat dilakukan dengan pemeriksaan medis dan pemberian obat cacing (anthelmintik) seperti albendazol, mebendazol, atau pirantel pamoat. Obat ini biasanya cukup diberikan satu dosis dan bisa diulang setelah dua minggu untuk memastikan cacing benar-benar mati, serta diulangi enam bulan sekali. Jika terdapat anemia akibat cacing tambang, pasien juga diberikan suplementasi zat besi.

Sementara itu, pencegahan yang paling efektif adalah menjaga kebersihan diri dan lingkungan. Orang tua diimbau untuk membiasakan anak mencuci tangan dengan sabun sebelum makan, rutin memotong kuku, menggunakan alas kaki saat bermain di luar, serta memastikan makanan matang sempurna dan air yang dikonsumsi bersih.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....