Baby Blues Jadi Momok Bagi Sebagian Besar Ibu
- 06 Mar 2025 21:37 WIB
- Bone
KBRN, Bone: Menjadi seorang ibu tidaklah mudah, mulai dari mengandung, hingga melahirkan jadi tantangan tersendiri untuk para Ibu. Perubahan yang signifikan pun terjadi pada mental dan tubuhnya, bahkan tak jarang ibu mengalami sindrom sernak bayi atau baby blues yang ditandai perubahan suasana hati, mudah tersinggung, hingga perasaan cemas berlebihan.
Baby Blues biasanya dialami oleh 50-80% ibu beberapa hari setelah melahirkan dan berlangsung hingga dua minggu. Dalam kondisi ini, sang ibu sangat membutuhkan penanganan yang tepat dan dukungan dari lingkungan sekitarnya, terutama suami untuk mengatasi gejala-gejalanya agar tidak berkembang menjadi depresi postpartum (pasca persalinan).
Dilansir dari Wikipedia, Gejala baby blues sangat bervariasi antara individu dan dari satu kehamilan ke kehamilan berikutnya. Banyak gejala baby blues tumpang tindih dengan gejala normal yang dialami oleh orang tua baru dan depresi pascapartum.
Gejala baby blues umumnya lebih ringan dan tidak terlalu mengganggu fungsi sehari-hari dibandingkan dengan depresi pascapartum. Adapun gejalanya meliputi beberapa hal yaitu:
- Perubahan suasana hati yang sering
- Tiba-tiba menangis tanpa alasan
- Mudah marah pada sesuatu yang sepele
- Kecemasan berlebihan
- Meragukan kemampuan dalam merawat bayi
- Kesulitan membuat keputusan
- Hilangnya selera makan
- Kelelahan
- Kesulitan tidur
- Kesulitan berkonsentrasi.
Menurut Kemenkes, penyebab baby blues meliputi, perubahan hormon, kurang tidur, ketegangan fisik, perasaan kewalahan dengan peran baru sebagai ibu serta faktor sosial dan psikologis, seperti dukungan keluarga, tekanan sosial, dan riwayat gangguan mental.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....