Pinrang Jajaki Investasi Strategis dengan Investor Asal Tiongkok

  • 23 Apr 2025 17:50 WIB
  •  Bone

KBRN, Pinrang: Pemerintah Kabupaten Pinrang membuka pintu kerja sama investasi dengan sejumlah investor asal Tiongkok yang tengah menjajaki peluang penanaman modal di berbagai sektor strategis. Pertemuan perdana berlangsung di ruang rapat Bupati Pinrang pada Rabu (23/4/2025), sebagai bagian dari proses awal penjajakan potensi kerja sama.

Investor dari beberapa perusahaan Tiongkok hadir langsung untuk berdialog dengan pihak pemerintah daerah. Fokus pembahasan meliputi sektor-sektor potensial seperti pertanian, industri garmen, pengolahan limbah (daur ulang), energi terbarukan, serta pengembangan kawasan industri dan pelabuhan.

Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu, A. Mirani, menyebut bahwa langkah ini bertujuan membangun pemahaman bersama atas potensi sumber daya yang dimiliki Kabupaten Pinrang dan bagaimana potensi itu bisa dikelola untuk kepentingan masyarakat.

“Pinrang punya banyak potensi yang bisa dikembangkan, baik di sektor sumber daya alam maupun tenaga kerja lokal. Prinsip kami jelas: investasi harus berpihak pada kesejahteraan masyarakat,” kata Mirani.

Bupati Pinrang, H. A. Irwan Hamid, juga menegaskan bahwa pemerintah daerah menyambut baik setiap inisiatif investasi, selama tetap berjalan dalam koridor hukum dan membawa manfaat nyata bagi masyarakat. Ia menyebut pertanian sebagai sektor dominan di Pinrang yang perlu diperkuat lewat sinergi investasi dan teknologi.

Rangkaian kunjungan juga dilanjutkan dengan peninjauan ke beberapa titik lokasi yang dinilai strategis, seperti lokasi pembenihan padi hybrida di Kecamatan Cempa, kawasan industri yang sedang dikembangkan, serta Pelabuhan Laut Marabombang di Kecamatan Suppa.

Para investor yang hadir di antaranya berasal dari perusahaan seperti Poschyan General Food, Guangdong Thiang Ho Company, Guangzhou Technology Industry, serta organisasi International Exchange Association.

Kunjungan ini menjadi sinyal awal keterbukaan Pinrang terhadap kerja sama global, dengan harapan terciptanya investasi yang tidak hanya menumbuhkan ekonomi daerah, tetapi juga membuka akses lapangan kerja dan meningkatkan daya saing lokal.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....