Atasi Banjir Tahunan, Pemkab Sinjai Matangkan Rencana Kolam Retensi di Bongki

  • 08 Sep 2026 22:04 WIB
  •  Bone

RRI.CO.ID, Sinjai - Pemerintah Kabupaten Sinjai menyiapkan pembangunan kolam retensi atau embung pengendali banjir di Kelurahan Bongki, Kecamatan Sinjai Utara, sebagai solusi jangka panjang menghadapi banjir yang hampir setiap tahun melanda ibu kota kabupaten. Rencana tersebut kini memasuki tahap pematangan desain teknis serta kajian pengadaan lahan dan dampak sosial.

Pembahasan dilakukan melalui Pertemuan Konsultasi Masyarakat (PKM) Tahap II penyusunan Detail Engineering Design (DED) dan studi Land Acquisition and Resettlement Action Plan (LARAP), di Aula Dinas PUPR Sinjai, Selasa 8 September 2026. Kegiatan ini merupakan kolaborasi Dinas PUPR Sinjai dengan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Pompengan Jeneberang, Direktorat Jenderal Sumber Daya Air Kementerian PUPR RI.

Kepala Dinas PUPR Sinjai H. Haris Ahmad mengatakan, kolam retensi direncanakan dibangun di Kelurahan Bongki, Kecamatan Sinjai Utara. Pembangunan tersebut nantinya mendapat dukungan anggaran dari BBWS Pompengan Jeneberang. "Jadi rencananya embung pengendali banjir ini akan dibangun di Kelurahan Bongki, Kecamatan Sinjai Utara," jelasnya.

Haris menjelaskan, PKM Tahap II menjadi bagian dari proses pematangan rencana pembangunan, termasuk penyampaian desain penanganan banjir dan hasil kajian LARAP. Tahapan tersebut diperlukan agar pembangunan dapat berjalan dengan mempertimbangkan aspek teknis maupun kondisi masyarakat di sekitar lokasi.

"Sebagaimana kita ketahui, hampir setiap tahun ibu kota Sinjai dilanda banjir. Dengan adanya embung ini, diharapkan dapat menjadi solusi jangka panjang," ujarnya.

Pemkab Sinjai menyatakan siap memberikan dukungan terhadap seluruh tahapan pembangunan, termasuk melalui koordinasi lintas sektor. Haris menyebut komitmen tersebut diharapkan membuat kolam retensi tidak hanya menjadi solusi teknis, tetapi juga memberi perlindungan bagi masyarakat dari dampak banjir.

"Pemkab Sinjai, khususnya Ibu Bupati, berkomitmen memberikan dukungan penuh, baik dari sisi kebijakan maupun koordinasi lintas sektor. Harapannya, pembangunan embung atau kolam retensi ini tidak hanya menjadi solusi teknis, tetapi juga wujud nyata kepedulian pemerintah terhadap keselamatan dan kesejahteraan masyarakat," tambahnya.

Pertemuan turut dihadiri perwakilan BBWS Pompengan Jeneberang, tim konsultan, sejumlah pejabat Pemkab Sinjai, Camat Sinjai Utara, lurah, serta tokoh masyarakat. Melalui konsultasi tersebut, Pemkab Sinjai dan BBWS Pompengan Jeneberang berupaya memastikan rencana pembangunan kolam retensi tetap memenuhi aspek teknis sekaligus memperhatikan kebutuhan masyarakat sekitar.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....