Wabup Sinjai Hadiri Forum Investasi PINISI SULTAN dan SSIC 2026

  • 29 Agt 2026 04:57 WIB
  •  Bone

RRI.CO.ID, Sinjai - Wakil Bupati Sinjai, A. Mahyanto Mazda, menghadiri Dedicated Team Meeting (DTM) Forum Percepatan Investasi, Perdagangan, dan Pariwisata Sulawesi Selatan atau PINISI SULTAN yang dirangkaikan dengan Kick-Off South Sulawesi Investment Challenge (SSIC) 2026.

Kegiatan tersebut berlangsung di Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sulawesi Selatan, Kamis 27 Agustus 2026, dengan mengusung tema transformasi ekonomi Sulawesi Selatan melalui hilirisasi dan penguatan investasi berkelanjutan.

Forum ini dihadiri Kepala Perwakilan BI Sulsel, empat bupati dan wakil bupati, serta perwakilan Kementerian PPN/Bappenas, Kementerian Investasi dan Hilirisasi/BKPM, dan Danantara Indonesia.

A. Mahyanto Mazda menilai PINISI SULTAN menjadi ruang strategis untuk memperkuat sinergi antarpemangku kepentingan sekaligus membuka peluang kerja sama investasi. Menurutnya, kolaborasi lintas sektor dibutuhkan untuk mempercepat pembangunan daerah melalui sumber pembiayaan yang inovatif.

"Forum Pinisi Sultan menjadi ruang strategis untuk menyamakan persepsi kebijakan pembangunan antardaerah, sekaligus membuka peluang kerja sama investasi," ujar A. Mahyanto, didampingi Kepala DPMPTSP Sinjai, Lukman Dahlan.

Dalam kesempatan tersebut, Sinjai juga mencatat capaian pada SSIC 2026 melalui proyek Pusat Industri Minyak Ikan Andalan Sinjai atau Prima Sinjai. Proyek tersebut meraih predikat Terbaik I se-Sulawesi Selatan setelah sebelumnya masuk lima besar finalis dan dipresentasikan di hadapan tim juri.

Kepala DPMPTSP Sinjai Lukman Dahlan menjelaskan, proyek Prima Sinjai dituangkan dalam dokumen Investment Project Ready to Offer (IPRO) dengan pendekatan 5C, yakni Strategic Case, Economic Case, Commercial Case, Financial Case, dan Management Case.

Prima Sinjai menawarkan pengembangan industri minyak ikan berbasis potensi perikanan daerah. Investasi tersebut diarahkan untuk memperkuat hilirisasi, meningkatkan nilai tambah hasil perikanan, sekaligus membuka peluang ekonomi bagi masyarakat pesisir.

Capaian pada SSIC 2026 menjadi modal bagi Sinjai untuk memperluas promosi investasi dan menarik investor nasional maupun internasional. Pemerintah daerah menegaskan kesiapan membuka ruang kolaborasi guna mendorong pertumbuhan ekonomi melalui investasi berkelanjutan berbasis potensi unggulan daerah.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....