Lomba Inovasi Antar OPD Sinjai Masuki Tahap Presentasi 10 Inovator
- 13 Agt 2026 19:19 WIB
- Bone
RRI.CO.ID, Sinjai - Lomba Inovasi Antarperangkat Daerah Kabupaten Sinjai 2026 memasuki tahap presentasi, dengan 10 inovator terpilih memaparkan inovasinya di hadapan tim penilai, Rabu 12 Agustus 2026. Tahapan presentasi yang digelar Badan Penelitian dan Pengembangan Daerah (Balitbangda) Sinjai di Command Center Kompleks Rumah Jabatan Bupati Sinjai berlangsung 12 hingga 14 Agustus 2026.
Lomba ini mengusung tema “Bersama-samaki, Inovasi Bangun Sinjai yang Lebih Maju, Adaptif, dan Berdaya Saing”.
Bupati Sinjai Hj. Ratnawati Arif mengatakan inovasi menjadi kebutuhan dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang efektif, pelayanan publik berkualitas, dan pembangunan yang sesuai kebutuhan masyarakat. “Di era teknologi, inovasi bukan lagi pilihan tapi sebuah kebutuhan,” ujar Ratnawati.
Ia juga menegaskan setiap ASN perlu diberi ruang untuk mengembangkan inovasi tanpa dibatasi jabatan maupun kedudukan dalam organisasi. Pemkab Sinjai, kata dia, berkomitmen membangun budaya inovasi berkelanjutan melalui SAMAKI atau Sistem Aplikasi Manajemen Akselerasi Kinerja Inovasi.
Ratnawati meminta para peserta memanfaatkan tahapan presentasi untuk menunjukkan kualitas inovasi, terutama dari sisi kebaruan, manfaat, keberlanjutan, dan dampak nyata bagi masyarakat.
Sementara itu, Kepala Balitbangda Sinjai Alamsyah Bahar mengatakan lomba tersebut menjadi bentuk apresiasi terhadap inovasi perangkat daerah sekaligus mendorong pengembangan gagasan baru di lingkungan Pemkab Sinjai.
"Sepuluh inovator yang masuk tahap presentasi masing-masing berasal dari Balitbangda, Bapenda, Dinas Kesehatan, RSUD Sinjai, dan Pemerintah Kecamatan Bulupoddo. Inovasi yang dipresentasikan antara lain SAMAKI, Sipakatau, Generasi Giat SPM, PAROLLI, BINTANG KE SINJAI, Safari ke Dokter Gigi, IKAN LELE, SAPA LANSIA, GEMPAR NYOS, dan SIDAK Bulupoddo, "tuturnya.
Ditambahkan, setiap nominator diberikan waktu 30 menit, terdiri atas 15 menit presentasi dan 15 menit sesi klarifikasi bersama tim penilai. Inovasi terbaik nantinya dipersiapkan untuk mengikuti ajang Innovative Government Award (IGA) dan Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik (KIPP).
Melalui lomba tersebut, Pemkab Sinjai berharap inovasi tidak berhenti sebagai kompetisi, tetapi dapat menghasilkan solusi yang diterapkan secara berkelanjutan untuk meningkatkan pelayanan dan pembangunan daerah.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....