Bapenda Sinjai Target Penerimaan PBB-P2 Rp7,58 Miliar pada 2026
- 21 Jul 2026 06:22 WIB
- Bone
RRI.CO.ID, Sinjai - Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Sinjai menargetkan penerimaan Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) sebesar Rp7,58 miliar pada 2026. Nilai tersebut melampaui target APBD yang ditetapkan sebesar Rp6,5 miliar.
Target tersebut disampaikan Kepala Bapenda Sinjai, H. Andi Adeha Syamsuri, saat peluncuran Pekan Panutan PBB-P2 dan Surat Pemberitahuan Pajak Terutang (SPPT) PBB-P2 Tahun 2026 di halaman Kantor Bapenda Sinjai, Jumat 17 Juli 2026. Menurut Andi Adeha, optimisme tersebut didasarkan pada jumlah SPPT yang telah dicetak mencapai 245.053 objek pajak dengan total potensi penerimaan sebesar Rp7.584.328.267.
"Target APBD tahun ini sebesar Rp6,5 miliar, namun nilai pajak yang tercetak mencapai Rp7,58 miliar. Harapan kami seluruh potensi tersebut dapat terealisasi sehingga memberikan kontribusi maksimal terhadap Pendapatan Asli Daerah," ujarnya.
Ia menjelaskan, capaian penerimaan PBB-P2 tahun 2025 menjadi modal optimisme pemerintah daerah. Dari target Rp6 miliar, realisasi penerimaan mencapai Rp7,2 miliar atau sekitar 126 persen.
Selain mengoptimalkan penerimaan, Bapenda juga terus memperluas layanan pembayaran non-tunai sebagai bagian dari transformasi digital. Sistem tersebut diharapkan mampu mempercepat penyetoran pajak ke kas daerah sekaligus meningkatkan transparansi dan kemudahan layanan bagi masyarakat.
Bapenda juga tengah mengembangkan Dashboard E-PAD yang memungkinkan pemerintah memantau realisasi penerimaan pajak dan retribusi daerah secara real time. Sistem ini diharapkan menjadi dasar pengambilan kebijakan yang lebih cepat dan akurat dalam pengelolaan pendapatan daerah.
Sementara itu, Sekda Sinjai Andi Jefrianto Asapa meminta camat, lurah, kepala desa, dan seluruh perangkat daerah terus bersinergi dengan Bapenda dalam mendistribusikan SPPT tepat waktu, mengedukasi masyarakat mengenai pentingnya pajak, serta mendorong pemanfaatan layanan pembayaran digital. Sekda berharap realisasi penerimaan PBB-P2 Tahun 2026 kembali melampaui target sebagaimana capaian tahun sebelumnya.
"Pajak yang dibayarkan masyarakat akan kembali dalam bentuk pembangunan dan pelayanan publik. Karena itu, saya mengajak seluruh ASN menjadi teladan membayar PBB-P2 tepat waktu serta mengajak masyarakat agar tidak menunda pembayaran demi mendukung kemajuan Kabupaten Sinjai," katanya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....