Aplikasi SAMAKI Hadir Sinjai Perkuat Kebijakan Publik
- 18 Jul 2026 08:15 WIB
- Bone
RRI.CO.ID, Sinjai - Sekretaris Daerah Kabupaten Sinjai, Andi Jefrianto Asapa, menegaskan inovasi menjadi kebutuhan utama bagi aparatur sipil negara (ASN) untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik dan mendukung terwujudnya Smart Government. Penegasan tersebut disampaikan saat membuka kegiatan Monitoring dan Evaluasi (Monev) penginputan data inovasi pada Sistem Aplikasi Manajemen Akselerasi Kinerja Inovasi (SAMAKI) yang digelar Badan Penelitian dan Pengembangan Daerah (Balitbangda) di Command Center Sinjai, Jumat 17 Juli 2026..
Andi Jefrianto mengatakan, inovasi tidak lagi sekadar menjadi pelengkap, tetapi harus menjadi budaya kerja seluruh perangkat daerah. Menurutnya, penguatan inovasi juga menjadi bagian dari upaya meningkatkan indeks inovasi daerah di tingkat nasional.
"Ibu Bupati sangat bersemangat mewujudkan Smart Government. Karena itu, inovasi melalui SAMAKI harus diwujudkan ke depan," ujarnya.
Sekda Sinjai mengapresiasi perangkat daerah yang telah menginput inovasi ke dalam aplikasi SAMAKI. Ia menilai data tersebut akan menjadi dasar dalam mengukur kualitas kinerja ASN sekaligus bahan pertimbangan dalam penyusunan kebijakan pemerintah daerah.
"Langkah awal yang penting adalah mengidentifikasi dan mendokumentasikan inovasi. Data SAMAKI akan menjadi dasar pengambilan kebijakan, sehingga kualitas ASN bisa terus ditingkatkan," katanya.
Meski demikian, sejak diluncurkan pada 5 Mei 2026, masih terdapat 14 organisasi perangkat daerah (OPD), termasuk bagian dan kecamatan, yang belum melaporkan inovasinya. Karena itu, Sekda meminta seluruh perangkat daerah segera menuntaskan penginputan data.
Ia menargetkan seluruh laporan inovasi selesai paling lambat 4 Agustus 2026 untuk selanjutnya dilaporkan kepada Bupati Sinjai. Ke depan, SAMAKI diharapkan menjadi portal inovasi terpadu yang tidak hanya mendokumentasikan inovasi pemerintah, tetapi juga dapat diakses oleh masyarakat.
Kegiatan monev tersebut dihadiri kepala OPD, kepala bagian, camat, dan para inovator sebagai bentuk komitmen bersama memperkuat budaya inovasi serta pelayanan publik berbasis digital di Kabupaten Sinjai.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....