Diskominfo Sinjai Targetkan Peningkatan Kualitas Statistik Sektoral

  • 17 Jul 2026 13:19 WIB
  •  Bone

RRI.CO.ID, Sinjai - Dinas Komunikasi, Informatika dan Persandian (Diskominfo) Kabupaten Sinjai terus memperkuat tata kelola data melalui penyelenggaraan statistik sektoral. Komitmen tersebut ditegaskan saat mengikuti tahapan interview Evaluasi Penyelenggaraan Statistik Sektoral (EPSS) Tahun 2026 yang dilaksanakan Badan Pusat Statistik (BPS), Rabu 15 Juli 2026.

Tahapan interview dilakukan secara daring sebagai bagian dari proses klarifikasi dan verifikasi terhadap dokumen penilaian mandiri yang telah disampaikan sebelumnya. Evaluasi mencakup aspek tata kelola, kualitas data, proses bisnis statistik, hingga koordinasi penyelenggaraan statistik di daerah.

Kepala Diskominfo dan Persandian Kabupaten Sinjai, Hasir Achmad, mengatakan evaluasi tersebut menjadi momentum untuk memperkuat implementasi statistik sektoral yang sejalan dengan prinsip Satu Data Indonesia. "Evaluasi ini kami pandang bukan sekadar proses penilaian, tetapi sarana untuk memperkuat tata kelola statistik yang semakin berkualitas, terintegrasi, dan berkelanjutan," ujarnya.

Menurut Hasir, sebagai wali data daerah, Diskominfo akan terus mendorong penguatan koordinasi antarperangkat daerah, peningkatan kualitas metadata statistik, serta optimalisasi Portal Satu Data Kabupaten Sinjai agar mampu mendukung penyediaan data yang akurat dan dapat dipertanggungjawabkan.

Sementara itu, Kepala Bidang Statistik Diskominfo Sinjai, Usman, menjelaskan evaluasi EPSS Tahun 2026 mencakup lima domain utama, yakni Prinsip Satu Data Indonesia, Kualitas Data, Proses Bisnis Statistik, Kelembagaan, dan Statistik Nasional. Seluruh indikator tersebut menjadi tolok ukur dalam meningkatkan kualitas penyelenggaraan statistik sektoral di daerah.

Melalui evaluasi ini, Pemerintah Kabupaten Sinjai menargetkan peningkatan Indeks Pembangunan Statistik (IPS) sekaligus memperkuat ketersediaan data yang berkualitas sebagai dasar perencanaan, pelaksanaan, evaluasi, dan pengambilan kebijakan pembangunan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....