Sekda Sinjai: Cerita Rakyat Bentengi Generasi dari Arus Digital

  • 19 Jun 2026 03:54 WIB
  •  Bone

RRI.CO.ID, Sinjai - Sekretaris Daerah Kabupaten Sinjai, Andi Jefrianto Asapa, menegaskan pentingnya pelestarian cerita rakyat sebagai sarana menanamkan nilai karakter kepada generasi muda di tengah pesatnya perkembangan teknologi informasi dan arus digitalisasi. Penegasan tersebut disampaikan saat membuka Lomba Bertutur Tingkat SD/MI yang diselenggarakan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Sinjai di Aula Dinas Perpustakaan dan Kearsipan, Kamis 18 Juni 2026.

Menurut Andi Jefrianto, cerita rakyat merupakan warisan budaya yang kaya akan nilai-nilai luhur, kearifan lokal, serta pesan moral yang masih relevan diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. “Di dalam cerita rakyat terkandung berbagai pelajaran tentang kejujuran, kerja keras, tanggung jawab, gotong royong, dan cinta terhadap tanah air,” ujarnya.

Ia mengatakan, perkembangan teknologi telah menghadirkan beragam informasi dan hiburan yang mudah diakses anak-anak. Karena itu, upaya mengenalkan kembali cerita rakyat menjadi penting agar generasi muda tidak kehilangan identitas budaya dan akar tradisinya.

Selain sebagai media pelestarian budaya, Andi Jefrianto menilai lomba bertutur juga mampu mengasah kemampuan komunikasi, kreativitas, daya pikir kritis, serta rasa percaya diri peserta. “Melalui lomba ini, anak-anak tidak hanya memahami isi cerita, tetapi juga belajar menyampaikan pesan dengan baik dan penuh ekspresi,” katanya.

Sekda Sinjai berharap para peserta menjadikan ajang tersebut sebagai sarana belajar dan mengembangkan potensi diri. Menurutnya, keberanian tampil dan semangat melestarikan budaya merupakan pencapaian yang patut diapresiasi.

“Menang atau kalah bukanlah tujuan utama. Keberanian untuk tampil, kemauan untuk belajar dan berlatih, serta semangat melestarikan budaya bangsa merupakan prestasi yang patut dibanggakan,” tuturnya.

Pada kesempatan itu, ia juga mengajak sekolah, keluarga, dan pegiat literasi untuk terus membudayakan kegiatan membaca serta mengenalkan cerita rakyat kepada anak-anak sejak dini.

Andi Jefrianto menegaskan bahwa perpustakaan harus menjadi ruang yang menyenangkan bagi generasi muda untuk belajar, berkreasi, sekaligus mengenal kekayaan budaya bangsa sebagai bekal menghadapi masa depan.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....