Sinjai Kembali Raih Opini WTP dari BPK 10 Kali Berturut

  • 27 Mei 2026 20:27 WIB
  •  Bone

RRI.CO.ID, Sinjai - Pemerintah Kabupaten Sinjai kembali menorehkan prestasi membanggakan di bidang pengelolaan keuangan daerah. Di bawah kepemimpinan Bupati Sinjai Hj. Ratnawati Arif dan Wakil Bupati Andi Mahyanto Mazda, Pemkab Sinjai berhasil meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK RI) atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun Anggaran 2025.

Capaian tersebut menjadi istimewa karena merupakan raihan opini WTP yang ke-10 kalinya secara berturut-turut bagi Kabupaten Sinjai. Prestasi ini sekaligus menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam menjaga tata kelola keuangan yang transparan, akuntabel, dan profesional.

Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) diserahkan langsung Kepala BPK RI Perwakilan Sulawesi Selatan, Winner Franky Halomoan Manalu kepada Bupati Sinjai di Kantor BPK RI Perwakilan Sulsel, Selasa 26 Mei 2026. Penyerahan LHP turut disaksikan Ketua DPRD Sinjai Andi Jusman dan Plt Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Sinjai, H. Asdar Amal Darmawan.

Keberhasilan mempertahankan opini WTP selama satu dekade ini menempatkan Sinjai sebagai salah satu daerah di Sulawesi Selatan dengan konsistensi pengelolaan keuangan yang baik.

Bupati Sinjai, Hj. Ratnawati Arif menyampaikan apresiasi kepada BPK RI, khususnya tim pemeriksa yang telah melakukan pemeriksaan secara profesional. Ia menilai berbagai arahan dan masukan dari BPK menjadi bagian penting dalam penyempurnaan penyajian laporan keuangan daerah.

“Mulai dari kesesuaian dengan Standar Akuntansi Pemerintahan, efektivitas Sistem Pengendalian Intern, kepatuhan terhadap peraturan perundang-undangan, hingga kecukupan pengungkapan informasi laporan keuangan, semuanya telah kami upayakan secara maksimal,” ujarnya.

Bupati Ratnawati juga mengungkapkan rasa syukur atas capaian tersebut yang dinilai sebagai hasil kerja bersama seluruh perangkat daerah. Menurutnya, opini WTP bukan sekadar penghargaan administratif, tetapi bentuk kepercayaan publik terhadap pemerintah daerah dalam mengelola keuangan secara bertanggung jawab.

“Alhamdulillah, kita kembali memperoleh opini WTP yang kesepuluh secara berturut-turut. Ini adalah rekor yang membanggakan dan menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kualitas tata kelola keuangan daerah,” ungkapnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....