Pemkab Sinjai Tekankan Program Desa Harus Berkelanjutan
- 30 Apr 2026 19:25 WIB
- Bone
RRI.CO.ID, Sinjai - Program pengabdian mahasiswa di desa diharapkan tidak berhenti pada kegiatan seremonial, tetapi mampu memberi dampak nyata bagi masyarakat. Pemerintah Kabupaten Sinjai menekankan pentingnya program yang berbasis kebutuhan riil desa.
Hal ini disampaikan Staf Ahli Bupati Sinjai Bidang Sosial dan SDM, H. Andi Mandasini, saat membuka kegiatan Bina Desa di Desa Batu Belerang, Kamis 30 April 2026.
Menurutnya, mahasiswa memiliki peran strategis sebagai agen perubahan yang mampu menjembatani inovasi dengan kebutuhan masyarakat di tingkat desa.
“Mahasiswa tidak hanya belajar di ruang kuliah, tetapi juga hadir sebagai agen perubahan yang mampu merasakan langsung denyut pembangunan di tingkat desa,” ujarnya.
Ia menekankan, program Bina Desa harus dirancang dengan pendekatan inovatif, termasuk pemanfaatan teknologi dan manajemen modern, tanpa meninggalkan karakteristik lokal masyarakat. “Program ini diharapkan tidak berhenti setelah kegiatan selesai. Susunlah laporan yang aplikatif dan dapat ditindaklanjuti oleh pemerintah desa,” tambahnya.
Kegiatan yang diinisiasi mahasiswa Ilmu Pemerintahan Universitas Muhammadiyah Makassar ini juga diharapkan mampu menggali potensi desa secara optimal melalui sinergi antara mahasiswa, masyarakat, dan pemerintah. Pemkab Sinjai menyatakan akan terus mendukung program pemberdayaan yang berdampak langsung pada peningkatan kesejahteraan masyarakat desa.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....