Wabup Sinjai Perkuat Strategi Tekan Angka Kemiskinan Daerah
- 21 Apr 2026 16:51 WIB
- Bone
RRI.CO.ID, Sinjai - Pemerintah Kabupaten Sinjai menegaskan komitmen mempercepat penanggulangan kemiskinan melalui program yang lebih terarah dan terintegrasi lintas sektor. Hal ini disampaikan Wakil Bupati Sinjai, Andi Mahyanto Mazda, saat mengikuti pembahasan strategi penanggulangan kemiskinan tingkat Provinsi Sulawesi Selatan, Senin, 20 April 2026.
Menurutnya, capaian penurunan angka kemiskinan di Sinjai pada 2025 menunjukkan tren positif, dari 7,80 persen menjadi 7,41 persen. Namun demikian, ia menilai hasil tersebut masih perlu diperkuat dengan langkah yang lebih sistematis dan tepat sasaran. “Pentingnya sinkronisasi kebijakan antara pemerintah kabupaten dan provinsi agar program yang dijalankan tidak tumpang tindih serta benar-benar menyasar kelompok yang membutuhkan,” jelasnya.
Ke depan, Pemkab Sinjai akan memfokuskan intervensi pada sektor-sektor mendasar yang berdampak langsung bagi masyarakat. Program yang disiapkan antara lain perbaikan rumah tidak layak huni, pelatihan kerja berbasis kompetensi bagi keluarga miskin, serta percepatan penanganan stunting melalui layanan posyandu terintegrasi.
Selain itu, kolaborasi dengan berbagai pihak juga akan diperkuat, termasuk dengan Badan Amil Zakat Nasional dalam pemberian bantuan modal usaha bagi masyarakat berpenghasilan rendah. Langkah ini diharapkan mampu mendorong kemandirian ekonomi warga secara bertahap.
Andi Mahyanto menambahkan, pemerintah daerah menargetkan penurunan angka kemiskinan ekstrem hingga nol persen di Kabupaten Sinjai. Upaya tersebut dilakukan secara berkelanjutan dengan mengedepankan sinergi antar lembaga dan dukungan masyarakat. “Kita berharap langkah ini dapat mendorong kemandirian ekonomi masyarakat sekaligus meningkatkan kesejahteraan secara berkelanjutan,” tutupnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....