Sekda Sinjai Dorong Kolaborasi Perhutanan Sosial Berbasis Masyarakat
- 21 Apr 2026 13:44 WIB
- Bone
RRI.CO.ID, Sinjai - Sekretaris Daerah Kabupaten Sinjai menekankan pentingnya kolaborasi dalam pengembangan perhutanan sosial untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Hal ini disampaikan saat membuka Workshop Pembentukan Pokja Percepatan Perhutanan Sosial.
Kegiatan berlangsung di Aula Wisma Sanjaya, Senin 20 April 2026. Sekda Sinjai, Andi Jefrianto Asapa, hadir mewakili Bupati dalam membuka workshop tersebut.
Dalam sambutannya, Sekda menegaskan workshop ini bukan sekadar kegiatan formalitas. Forum ini, kata Sekda, menjadi ruang strategis untuk merumuskan langkah konkret pengelolaan hutan yang berkelanjutan. “Ini bukan hanya forum seremonial, tetapi ruang kolaborasi untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekitar hutan,” ujarnya.
Ia mengungkapkan luas kawasan hutan di Sinjai mencapai sekitar 15 ribu hektare. Kondisi ini menunjukkan ketergantungan masyarakat terhadap hutan sebagai sumber penghidupan.
Saat ini, sebanyak 18 desa di tujuh kecamatan telah memperoleh akses perhutanan sosial. Total luas lahan yang dikelola mencapai 4.771 hektare.
Sekda menilai capaian tersebut perlu dioptimalkan melalui pengelolaan yang terarah. Peran pemerintah daerah dinilai penting dalam memastikan keberlanjutan program. “Perhutanan sosial harus dikelola secara efektif agar memberi manfaat ekonomi sekaligus menjaga lingkungan,” katanya.
Ia juga menekankan pentingnya pembentukan Pokja PPS sebagai wadah koordinasi. Kolaborasi lintas sektor dinilai menjadi kunci di tengah keterbatasan fiskal daerah.
Melalui workshop ini, Sekda mengajak semua pihak memperkuat sinergi. Keterlibatan pemerintah, akademisi, dunia usaha, dan masyarakat dinilai penting untuk keberhasilan program.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....