Dinkes Bone Perkuat Kesehatan Jemaah Haji

  • 02 Feb 2026 20:11 WIB
  •  Bone

RRI.CO.ID, Bone - Dinas Kesehatan Kabupaten Bone terus memperkuat pembinaan kesehatan calon jemaah haji melalui pelaksanaan bimbingan manasik haji terintegrasi di tingkat kecamatan. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya identifikasi dini faktor risiko kesehatan yang dimiliki seluruh calon jemaah haji yang akan diberangkatkan pada musim haji tahun ini.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Kabupaten Bone, dr. Kasmawar Abbas, DK, mengatakan bahwa manasik kesehatan tersebut bertujuan untuk memetakan kondisi kesehatan jemaah secara menyeluruh, sehingga potensi gangguan kesehatan dapat ditangani sejak dini sebelum keberangkatan.

Menurutnya, sejumlah faktor risiko yang menjadi perhatian utama antara lain penyakit tidak menular seperti diabetes melitus atau penyakit gula, hipertensi atau tekanan darah tinggi, serta penyakit lain yang berpotensi menjadi penyakit menular. Seluruh temuan tersebut akan ditindaklanjuti melalui tata laksana medis yang sesuai agar kondisi jemaah tetap stabil.

“Setelah faktor risiko teridentifikasi, kita lakukan upaya perbaikan dan pengendalian, sehingga para calon jemaah haji berada dalam kondisi kesehatan yang baik dan aman saat berangkat maupun selama menjalankan ibadah di Tanah Suci,” ujar dr. Kasmawar kepada RRI.CO.ID, Senin, 2 Februari 2026. 

Pada musim haji tahun ini, Kabupaten Bone memperoleh kuota jemaah haji reguler sebanyak 2.022 orang. Jumlah tersebut menuntut kesiapan pelayanan kesehatan yang optimal agar seluruh jemaah dapat menjalankan rangkaian ibadah haji dengan lancar dan khusyuk.

Dinas Kesehatan Kabupaten Bone juga аktif melakukan koordinasi lintas sektor, khususnya dengan Kementerian Haji dan Umroh  Kabupaten Bone, dalam pelaksanaan pemeriksaan kesehatan secara menyeluruh bagi calon jemaah haji reguler, mulai dari pemeriksaan fisik, laboratorium, hingga pemantauan penyakit kronis.

Melalui pembinaan kesehatan yang terintegrasi dan berkelanjutan ini, Dinas Kesehatan Kabupaten Bone berharap risiko kegawatdaruratan kesehatan selama pelaksanaan ibadah haji dapat ditekan, serta tercipta jemaah haji yang sehat, mandiri, dan siap secara fisik maupun mental.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....