Antrean Haji Bone Turun Jadi 26,4 Tahun
- 18 Nov 2025 13:28 WIB
- Bone
KBRN, Sinjai: Kabar baik datang bagi masyarakat Kabupaten Bone yang menanti kesempatan menunaikan ibadah haji. Waktu tunggu keberangkatan kini berkurang drastis menjadi 26,4 tahun setelah pemerintah pusat menerapkan sistem pemerataan daftar tunggu secara nasional.
Kepala Seksi Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kemenag Bone, Muh. Rafi As’ad, mengungkapkan bahwa perubahan sistem ini memberi pengaruh besar bagi calon jemaah di Bone, yang sebelumnya harus menunggu hingga 40 tahun untuk bisa berangkat.
“Dengan sistem baru, kalau mendaftar hari ini, perkiraan waktu keberangkaannya sekitar 26,4 tahun. Jadi jauh lebih cepat daripada aturan sebelumnya,” jelasnya saat dikonfirmasi, Senin (17/11/2025).
Menurutnya, kebijakan ini menghadirkan keadilan bagi calon jemaah seluruh Indonesia, karena tidak ada lagi provinsi dengan masa tunggu sangat panjang hingga lebih dari 50 tahun.
Rafi juga menegaskan bahwa jemaah yang sudah terdaftar sebelum kebijakan ini berlaku tidak perlu khawatir. Masa tunggu mereka tidak akan bertambah, bahkan berpotensi berangkat lebih cepat dari prediksi awal.
Tak hanya perubahan pada daftar tunggu, Kemenag Bone juga mendapatkan lonjakan kuota haji pada tahun 2026. Dari sebelumnya 709 orang pada tahun 2025, kini Bone memperoleh jatah hingga 1.818 jemaah.
“Kenaikan kuota ini sangat membantu mempercepat antrean, terutama bagi mereka yang sudah lama menunggu,” ungkapnya.
Dengan kebijakan baru dan penambahan kuota yang signifikan, Kemenag Bone berharap semakin banyak masyarakat merencanakan ibadah haji sejak dini.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....