Polisi Kembangkan Kasus Pembobolan Rumah Pengusaha Bone

  • 03 Jun 2026 07:36 WIB
  •  Bone

RRI.CO.ID, Bone — Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Bone berhasil mengamankan terduga pelaku pencurian yang membobol rumah pengusaha ikan asal Bajoe, Herwin alias Wa Nimbang, di Kabupaten Bone. Pelaku ditangkap di Kabupaten Gowa pada Senin 1 Ju i 2026, setelah polisi melakukan serangkaian penyelidikan berdasarkan laporan korban.

Kasat Reskrim Polres Bone, AKP Alvin Aji Kurniawan, membenarkan penangkapan tersebut. Namun, identitas pelaku belum diungkap karena penyidik masih melakukan pengembangan kasus. "Sudah diamankan, namun sementara masih kami kembangkan dulu karena ada banyak tempat kejadian perkara (TKP) yang diduga berkaitan di wilayah Bone," ujar Alvin, Selasa 2 Juni 2026.

Kasus pencurian tersebut terjadi di rumah korban yang berada di Lingkungan Bene, Kelurahan Lonrae, Kecamatan Tanete Riattang Timur, Kabupaten Bone. Peristiwa itu diketahui pada Rabu (27/5/2026) sekitar pukul 07.15 Wita saat korban bersama keluarganya pulang dari melaksanakan Salat Iduladha.

Setibanya di rumah, korban mendapati brankas yang berisi sekitar 500 gram emas dan uang tunai Rp50 juta telah hilang dari tempat penyimpanannya. Laporan tersebut kemudian ditindaklanjuti oleh Satreskrim Polres Bone dengan melakukan penyelidikan dan pengumpulan keterangan dari sejumlah saksi.

Dalam perkembangan penyidikan, polisi menemukan brankas milik korban tidak jauh dari lokasi kejadian. Meski demikian, penyidik masih mendalami kondisi barang berharga yang sebelumnya tersimpan di dalam brankas tersebut.

Kasus ini sempat menjadi perhatian masyarakat karena korban dikenal sebagai pengusaha perikanan di kawasan Bajoe. Selain aktif sebagai pengusaha, Herwin alias Wa Nimbang juga dikenal masyarakat sebagai salah satu pemeran dalam film komedi Bugis, Ambo Nai.

AKP Alvin mengatakan pihaknya masih terus mengembangkan penyelidikan untuk mengungkap kemungkinan keterlibatan pelaku dalam kasus pencurian lainnya. "Kami masih melakukan pengembangan untuk mengetahui kemungkinan adanya TKP lain maupun pihak-pihak yang turut terlibat dalam aksi tersebut," katanya.

Polres Bone memastikan proses penyidikan akan terus dilakukan hingga seluruh fakta dan jaringan yang terkait dalam kasus tersebut berhasil diungkap.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....