Seorang Guru Pesantren Serahkan Diri usai Lakukan Penikaman
- 26 Apr 2026 19:14 WIB
- Bone
RRI.CO.ID, Bone – Seorang guru di Pesantren Ar-Rahman, Kecamatan Bengo, Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan, berinisial MA (35), menyerahkan diri ke polisi usai menikam seorang remaja bernama Andi Malfian (21), Sabtu malam (25/4/2026). Peristiwa tersebut diduga dipicu ketegangan antara kelompok remaja dan para santri yang sebelumnya terlibat aksi saling provokasi hingga berujung perkelahian.
Kasi Humas Polres Bone, Iptu Rayendra, membenarkan kejadian itu. Ia menyebut, setelah insiden terjadi, terduga pelaku langsung mendatangi Polsek Bengo untuk menyerahkan diri. “Setelah kejadian, terduga pelaku langsung menyerahkan diri ke Polsek Bengo untuk menjalani proses hukum lebih lanjut,” ujar Rayendra, Minggu, 26 April 2026.
Insiden bermula saat sekelompok remaja dari Dusun Jompie, Desa Liliriawang, berulang kali menggeber sepeda motor di depan area pesantren yang diduga sebagai bentuk provokasi. Awalnya para santri tidak menanggapi. Namun karena kejadian terus berulang, salah satu santri menghubungi salah satu remaja dari kelompok tersebut.
Tak lama kemudian, remaja berinisial ZA (17) bersama lima rekannya datang dan terlibat perkelahian dengan dua santri berinisial AR (13) dan AS (17). ZA kemudian kembali ke kelompoknya dan mengaku menjadi korban pengeroyokan. Ia bersama tujuh rekannya diduga kembali mendatangi para santri dan melakukan penganiayaan.
Dua santri tersebut melaporkan kejadian itu kepada guru mereka, MA. Mendapat laporan itu, MA mendatangi lokasi tongkrongan para remaja untuk meminta penjelasan. Namun situasi memanas. MA mengaku sempat memukul salah satu remaja sebelum akhirnya dikeroyok oleh kelompok tersebut.
“Saya dalam keadaan terdesak karena dikeroyok ramai-ramai, sehingga saya terpaksa menusuk salah satu di antara mereka. Setelah itu mereka kabur,” ujar MA saat diperiksa di Polsek Bengo.
Akibat kejadian tersebut, Andi Malfian mengalami dua luka tusukan di bagian perut bawah. Sepeda motor milik MA yang tertinggal di lokasi juga dibakar oleh rekan korban. Saat ini kasus tersebut dalam penanganan Polres Bone untuk proses hukum lebih lanjut, sekaligus mengantisipasi potensi aksi balas dendam.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....