Gegara Narkoba Pemuda di Amali Bone Tebas Tetangga Sendiri
- 02 Mar 2026 20:10 WIB
- Bone
RRI.CO.ID, Bone – Kasus penganiayaan berat yang terjadi di Dusun Lacappa, Desa Tassipi, Kecamatan Amali, Kabupaten Bone, Minggu, 1 Maret 2026, malam, mulai menemui titik terang. Polisi mengungkap dugaan motif di balik aksi kekerasan yang melibatkan dua warga bertetangga tersebut. Peristiwa berdarah itu terjadi sekitar pukul 20.30 Wita. Korban berinisial RS diduga menjadi sasaran amukan pelaku IM setelah menolak ajakan mengonsumsi narkotika jenis sabu.
Penolakan tersebut memicu emosi pelaku yang saat itu diduga berada di bawah pengaruh minuman keras tradisional jenis ballo. Situasi yang semula hanya percakapan berubah menjadi aksi kekerasan. Tanpa banyak bicara, pelaku langsung menyerang korban dari belakang. Ia memukul bagian belakang kepala korban menggunakan senjata tajam jenis krekling.
Akibat serangan itu, korban mengalami luka robek cukup serius. RS harus menjalani perawatan intensif dan mendapatkan 11 jahitan di UPTD Puskesmas Taretta, Bone. Kasat Reskrim Polres Bone, AKP Alvin Aji Kurniawan, membenarkan adanya dugaan motif penolakan ajakan menggunakan sabu sebagai pemicu kejadian tersebut. “Motif awal yang kami temukan adalah korban menolak ajakan pelaku untuk menggunakan sabu,” ujar AKP Alvin Aji Kurniawan saat dikonfirmasi, Senin, 2 Maret 2026.
Ia menjelaskan, saat kejadian keduanya sama-sama berada dalam pengaruh minuman keras sehingga pelaku bertindak agresif. “Saat itu keduanya dalam pengaruh minuman keras sehingga pelaku bertindak agresif dan melakukan penganiayaan menggunakan krekling,” sambungnya.
Lebih lanjut, pihak kepolisian mengungkap bahwa pelaku diketahui merupakan residivis dalam kasus serupa. Hal ini menjadi perhatian serius dalam proses penanganan perkara. “Pelaku ini pernah terlibat kasus serupa sebelumnya. Saat ini personel gabungan Resmob dan Unit IV Intelkam masih melakukan pengejaran. Kami optimistis pelaku dapat segera kami amankan,” tegasnya.
Polres Bone juga terus mengembangkan penyelidikan untuk mendalami dugaan keterkaitan pelaku dengan penggunaan narkotika saat kejadian berlangsung. Polisi mengimbau masyarakat tetap tenang dan segera melapor jika mengetahui keberadaan pelaku.