Kunci Sukses Konten Kreator: Konsistensi dan Manfaat Nyata
- 06 Agt 2026 13:22 WIB
- Bone
RRI.CO.ID, Bone - Media Sosial tidak hanya menjadi sarana untuk mendapatkan informasi, tapi juga membangun hubungan hubungan sosial, sekaligus wadah ekspresi. Kalangan muda, khususnya gen Z yang tumbuh dengan perkembangan pesat teknologi pun memanfaatkan peluang yang ditawarkan dunia maya.
Tidak sedikit diantara mereka yang memutuskan menekuni industri kreatif dengan menjadi konten kreator. Salah satunya, Andi Sophie Shalsarani, S.P. mengaku lebih tertarik menggeluti dunia industri kreatif karena dinilainya lebih fleksibel hingga memberinya kebebasan berekspresi.
Sebelumnya ia pernah bekerja di sektor formal, namun akhirnya memilih untuk mundur. “Beda dengan perkantoran karena ada SOP dan segala macamnya yang saya rasa tidak cocok untuk saya”, ujar Sophie dalam Bincang Siang RRI, Rabu, 5 Agustus 2026.
Bagi konten kreator, personal branding merupakan proses membentuk persepsi publik mengenai nilai, keunikan, dan keahlian diri agar mudah dikenali serta dipercaya oleh audiens. “Itu adalah reputasi jangka panjang yang dibentuk melalui kehadiran yang konsisten di media sosial”, lanjutnya.
Kepercayaan audiens tumbuh ketika pembuat konten secara berkala mengunggah karya dan membagikan nilainya. “Untuk membangun personal branding, harus konsisten dan dibangun dari lama. Bagaimanapun kita menghilang, pasti orang akan ingat”, kata Sophie.
Konsistensi inilah yang menjadi fondasi utama dalam membentuk identitas digital yang kuat dan bertahan lama. Hal itu sebagai strategi awal membentuk citra, sedangkan reputasi digital adalah hasil penilaian nyata dari publik di internet.
Dikatakan Sophie, reputasi digital bukan sekadar deretan angka pada jumlah pengikut (followers) atau tayangan (views), melainkan seberapa besar manfaat nyata yang dapat dirasakan oleh masyarakat. Rekam jejak digital yang baik akan tercermin dari kemampuan konten dalam membantu audiens menemukan solusi atas kebutuhan mereka.
Di sisi lain, pembuat konten juga membantu sektor usaha kecil (UMKM) maupun merek besar dalam meningkatkan penjualan mereka. Dampak positif saling menguntungkan inilah yang menjadi tolok ukur keberhasilan sebuah reputasi digital.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....