Mengulik Sejarah Anime/kartun, Animasi dari Jepang
- 04 Sep 2025 16:12 WIB
- Bone
KBRN, Bone: Masa kecil Generasi 90an tak bisa lepas dari kartun khas negeri sakura Jepang, Doraemon. Animasi ini tak pernah absen menemani akhir pekan dan membuat anak-anak di masa itu enggan beranjak dari depan televisi.
Sejak dulu, Jepang selalu menghasilkan deretan animasi dengan kualitas yang mumpuni dan popularitasnya telah mendunia. Sebelum Doraemon muncul, Jepang punya serial animasi Astro Boy karya Ozamu Tezuka (1963) menjadi catatan penting dalam sejarah animasi negeri matahari terbit itu.
Hal itupun disebutkan di laman Wikipedia, Sejarah anime berawal dari awal abad ke-20, dengan Jepang memproduksi film animasi pertamanya pada tahun 1910-an, yang dipengaruhi oleh teknik animasi Barat. Namun, baru pada tahun 1960-an, dengan karya Osamu Tezuka, yang sering disebut "Dewa Manga", anime mulai terbentuk sebagai fenomena budaya yang berbeda.
Astro Boy (1963) karya Tezuka dianggap sebagai salah satu serial TV anime besar pertama, yang menjadi fondasi bagi industri animasi. Selama beberapa dekade berikutnya, anime tumbuh dalam popularitas baik di dalam negeri maupun internasional, dengan beragam genre dan gaya yang muncul.
Pada tahun 1980-an dan 1990-an, anime telah menjadi fenomena global, dengan karya-karya berpengaruh seperti Akira, Dragon Ball dan Sailor Moon menjangkau khalayak internasional. Saat ini, anime merupakan bagian utama dari budaya pop global, yang dikenal karena gaya seninya yang unik, kedalaman cerita, dan pengaruhnya yang luas di berbagai media.
Saat ini, anime sudah lebih berkembang jika dibandingkan dengan anime zaman dahulu, bahkan anime menjadi bisnis yang menggiurkan. Grafis yang sudah berkembang, sampai alur cerita yang menarik membuat masyarakat Jepang, dari anak-anak hingga orang dewasa, sangat antusias dan menganggap anime sebagai bagian dari kehidupan mereka.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....