Film Merah Putih:One For All Dapat Rating Rendah

  • 20 Agt 2025 13:48 WIB
  •  Bone

KBRN, Bone: Pada 14 Agustus 2025 lalu merupakan tanggal penayangan sebuah film animasi karya anak bangsa yang bertajuk Merah Putih: One For All. Film garapan rumah produksi Perfiki Kreasindo itu disebut-sebut menelan biaya hingga Rp. 6,7 Miliar. Sejak rilis, film ini hanya meraih skor 1,0 dari 10 di situs internasional Internet Movie Database (IMDb).

Data di laman resmi IMDb mencatat, hingga pertengahan Agustus sudah lebih dari 3.000 pengguna yang memberikan penilaian. Angka ini menempatkan Merah Putih: One for All sebagai salah satu film dengan rating terendah sepanjang sejarah perfilman Indonesia di platform tersebut, meskipun demikian film ini sarat pesan moral tentang nasionalisme, persatuan, pengorbanan dan rasa solidaritas.

Dilansir dari Wikipedia, Film Merah Putih: One For All mengisahkan tentang sekelompok delapan anak yang membentuk "Tim Merah Putih" di sebuah desa. Mereka ditugaskan untuk menjaga bendera pusaka yang akan dikibarkan dalam upacara Hari Kemerdekaan Indonesia pada 17 Agustus.

Tiga hari menjelang upacara, bendera tersebut tiba-tiba hilang. Kedelapan anak yang berasal dari berbagai suku dan budaya di Indonesia, seperti Betawi, Papua, Medan, Tegal, Jawa Tengah, Makassar, Manado dan keturunan Tionghoa, kemudian bersatu untuk menemukan dan menyelamatkan bendera tersebut.

Dalam perjalanan mereka, anak-anak ini harus menghadapi berbagai rintangan, seperti menembus sungai, hutan, dan badai, serta menyelamatkan burung beo . Mereka juga harus mengatasi perbedaan latar belakang dan ego masing-masing. Dengan semangat persatuan, keberanian, dan cinta Tanah Air, mereka berhasil menunjukkan bahwa keberagaman bukan penghalang, melainkan sumber kekuatan untuk mencapai tujuan bersama, yaitu mengibarkan bendera Merah Putih pada Hari Kemerdekaan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....