Picank Buktikan Jajanan Sederhana Bisa Jadi Peluang
- 02 Okt 2026 20:28 WIB
- Bone
RRI.CO.ID, Bone — Berawal dari melihat peluang sederhana di tengah kebiasaan masyarakat menikmati jajanan berbahan dasar pisang, Mahyudin Rahman memutuskan membangun usaha Picank. Usaha kuliner yang didirikan sejak akhir 2018 itu kini terus berkembang dan dikenal masyarakat.
Pendiiri Picank, Mahyudin Rahman, mengatakan ide usaha tersebut muncul setelah melihat antrean masyarakat pada usaha jajanan serupa. Menurutnya, kondisi itu menjadi tanda bahwa makanan sederhana berbahan pisang memiliki pasar yang cukup menjanjikan.
“Saya berpikir, wah, ini bisa jadi peluang. Setelah kembali ke Bone, saya putuskan sekitar tiga bulan untuk R&D bahan dan segala macamnya,” kata Mahyudin saat menjadi narasumber dalam program Sapa UMKM RRI Bone, Kamis 1 Oktober 2026.
Mahyudin menjelaskan, modal awal yang digunakan untuk memulai usaha sekitar Rp1 juta. Modal tersebut terutama dialokasikan untuk membeli bahan baku, sementara berbagai perlengkapan usaha memanfaatkan barang yang sudah tersedia di rumah. Langkah itu dilakukan agar usaha dapat segera berjalan tanpa membutuhkan modal besar.
“Intinya kan niatnya jualan dulu. Sembari nanti ketika kumpul modal, baru pelan-pelan direnovasi. Jadi memperkenalkan dulu kepada pelanggan bahwa ada produk yang namanya Picank,” ujarnya.
Dalam menjalankan usaha, Mahyudin juga mengakui adanya sejumlah tantangan, terutama antrean pelanggan, ketersediaan bahan baku, serta pengelolaan sumber daya manusia. Untuk mengantisipasi pelanggan yang harus menunggu lama, pihaknya kini berupaya membangun komunikasi sejak awal dengan menjelaskan kondisi antrean dan waktu tunggu kepada pelanggan.
Mahyudin menilai dukungan keluarga, khususnya sang istri, turut berperan besar dalam perkembangan Picank, terutama dalam membangun branding melalui media sosial. Ia pun mendorong generasi muda yang ingin memulai usaha agar tidak terlalu takut dengan keterbatasan modal maupun risiko kegagalan. “Intinya niat dan bergerak, itu intinya. Jangan pernah takut, gas saja. Kalau soal gagal, itu urusan belakang,” pungkasnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....