Mahasiswa KKN 77 Bantu UMKM Tarasu Naik Kelas

  • 25 Agt 2026 18:33 WIB
  •  Bone

RRI.CO.ID, Bone – Mahasiswa KKN Reguler IAIN Bone Posko 77 Desa Tarasu, Kecamatan Kajuara, membantu pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) memperkuat identitas usaha melalui pembuatan logo, banner, dan media promosi. Program yang dilaksanakan Selasa, 25 Agustus 2026, ini diarahkan untuk membantu produk lokal tampil lebih profesional sekaligus memiliki daya saing di tengah persaingan usaha.

Pendampingan tersebut menjadi bagian dari pengabdian mahasiswa kepada masyarakat dengan melihat kebutuhan nyata pelaku UMKM di Desa Tarasu. Mahasiswa tidak hanya membuat desain visual, tetapi terlebih dahulu menggali karakter usaha, jenis produk, hingga informasi yang dianggap penting untuk disampaikan kepada calon konsumen.

Koordinator Desa KKN Posko 77, Nur Afni Dwi Maharani, mengatakan identitas visual masih menjadi salah satu tantangan bagi sejumlah pelaku UMKM. Menurutnya, produk yang baik perlu didukung cara pengenalan yang mampu membuat konsumen mudah mengingat dan membedakannya dari produk lain.

“Masih ada beberapa pelaku UMKM yang belum memiliki logo maupun media promosi yang representatif. Karena itu, kami mencoba membantu mereka memiliki identitas usaha yang lebih jelas dan mudah dikenali,” ujarnya.

Ia menilai program tersebut tidak boleh berhenti pada pembuatan logo dan banner semata. Pelaku UMKM juga perlu memahami bahwa promosi harus dilakukan secara konsisten, baik melalui media cetak maupun platform digital, serta tetap dibarengi dengan peningkatan kualitas produk dan pelayanan kepada konsumen.

Salah satu peserta KKN Posko 77, Rani Mukerji, dari Program Studi Ekonomi Syariah, mengatakan kegiatan tersebut memberikan pengalaman bagi mahasiswa untuk memahami langsung persoalan yang dihadapi pelaku usaha. Pendampingan juga menjadi ruang bagi mahasiswa menerapkan pengetahuan yang diperoleh selama perkuliahan dalam kondisi nyata di masyarakat.

“Sebagai mahasiswa Ekonomi Syariah, kami melihat UMKM bukan hanya dari sisi usaha, tetapi juga bagaimana usaha tersebut berkembang secara baik dan memberikan manfaat bagi pemilik maupun masyarakat,” ungkap Rani.

Dalam pelaksanaannya, mahasiswa berdiskusi langsung dengan pemilik usaha untuk menentukan nama, karakter, informasi produk, serta konsep visual yang sesuai. KKN Posko 77 berharap pendampingan ini tidak hanya menghasilkan tampilan usaha yang lebih menarik, tetapi menjadi langkah awal agar UMKM Desa Tarasu semakin percaya diri membangun merek, memperluas promosi, dan menjangkau konsumen secara lebih luas.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....