Zakat Tak Sekadar Bantuan, UMKM Didorong Naik Kelas

  • 11 Agt 2026 18:54 WIB
  •  Bone

RRI.CO.ID,Bone – Penyaluran zakat dinilai tidak cukup jika hanya berhenti sebagai bantuan konsumtif. Melalui program Zakat Berkah UMKM Merdeka, sebanyak 21 penerima manfaat di Kabupaten Bone mendapat dukungan untuk mengembangkan usaha, dengan harapan bantuan tersebut dapat menjadi pijakan menuju kemandirian ekonomi keluarga.

Kegiatan tersebut juga dirangkaikan dengan pemberian bantuan sembako kepada 20 penerima manfaat, Pada Selasa,11 Agustus 2026. Hadir dalam kegiatan itu perwakilan Kementerian Agama Kabupaten Bone Zaenal Abidin, S.H.I., Ketua DPD Wahdah Islamiyah Bone yang diwakili Muhammad Natsir, S.T., Ketua WIZ Bone Nasruddin, S.Pd., Koordinator Program Riki Rinaldi, M.H., serta pemateri Hj. Faridah, S.T., M.E.

Ketua WIZ Bone, Nasruddin, S.Pd., menekankan bahwa penerima manfaat tidak semestinya terus berada pada posisi sebagai penerima bantuan. Menurutnya, dukungan yang diberikan perlu dimanfaatkan untuk membangun usaha dan perlahan menciptakan kemampuan untuk membantu orang lain. “Hari ini kita menjadi penerima manfaat. Insyaallah, suatu saat nanti kita bisa menjadi donatur dan membantu orang lain,” ujarnya.

Sementara itu, Zaenal Abidin menyebut pemberdayaan masyarakat melalui zakat dapat menjadi salah satu bagian dari upaya memperkuat kondisi sosial dan ekonomi masyarakat. Ia menilai kolaborasi antara lembaga pengelola zakat dan pemerintah perlu diperkuat agar program yang dijalankan tidak hanya bersifat sesaat. “Ke depan, kita tinggal memperkuat kolaborasi. Insyaallah, kami dari Kementerian Agama siap untuk bersinergi,” katanya.

Pemberian dukungan usaha tersebut juga menunjukkan adanya tantangan yang perlu diperhatikan, yakni bagaimana memastikan bantuan produktif benar-benar mampu menghasilkan perubahan ekonomi bagi penerima. Dukungan modal perlu diikuti dengan pengetahuan pengelolaan usaha, kemampuan membaca pasar, pencatatan keuangan, serta pendampingan agar usaha tidak berhenti setelah bantuan diterima.

Koordinator Program WIZ Bone, Riki Rinaldi, M.H., menyampaikan bahwa program tersebut diarahkan untuk menghadirkan manfaat zakat secara berkelanjutan. Sementara materi penguatan dan motivasi diberikan Hj. Faridah, S.T., M.E., Ketua UPZ Watampone sekaligus General Manager Surya Indah, sebagai bagian dari pembekalan bagi penerima manfaat dalam mengembangkan usaha.

Program pemberdayaan semacam ini pada akhirnya tidak hanya diukur dari jumlah bantuan yang disalurkan, tetapi dari kemampuan penerima manfaat meningkatkan pendapatan dan mempertahankan usahanya. Jika proses tersebut berjalan konsisten, zakat berpotensi menjadi instrumen pemberdayaan ekonomi yang mendorong masyarakat bergerak dari penerima manfaat menuju kelompok yang lebih mandiri dan mampu berbagi dengan sesama.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....