Dulu Diremehkan, Reskiyani Kini Dipercaya Ratusan Pengantin Bone

  • 26 Jun 2026 17:34 WIB
  •  Bone

RRI.CO.ID, Bone – Perias pengantin muda asal Kabupaten Bone, Reskiyani, mengungkapkan bahwa membangun kepercayaan pelanggan menjadi tantangan terbesar saat memulai usaha tata rias dan wedding pada usia 18 tahun. Meski sempat diragukan karena faktor usia, ia berhasil membuktikan kemampuannya hingga kini menjadi salah satu pelaku usaha wedding yang dikenal luas di Bone.

Hal tersebut disampaikan Reskiyani dalam program Sapa UMKM RRI Bone, Kamis, 25 Juni 2026. Ia menjelaskan bahwa pada awal merintis usaha, banyak calon pelanggan yang mempertanyakan kemampuannya karena dianggap masih terlalu muda untuk menangani rias pengantin, terutama pengantin adat Bugis yang memiliki standar tersendiri.

Menurutnya, penilaian masyarakat saat itu tidak lepas dari pandangan bahwa seorang indo botting harus memiliki pengalaman panjang serta memenuhi kriteria yang telah melekat dalam tradisi masyarakat. Kondisi tersebut membuatnya harus bekerja lebih keras untuk mendapatkan kepercayaan publik.

Bahkan, Reskiyani mengaku pernah mengalami penolakan dari calon pelanggan sebelum mereka melihat hasil kerjanya. Namun ia memilih menjawab keraguan tersebut melalui kualitas layanan dan hasil riasan yang diberikan kepada klien.

"Pernah ada yang menolak karena saya dianggap masih muda. Tapi saya selalu bilang, kita tidak akan tahu hasilnya kalau belum mencoba. Alhamdulillah setelah melihat hasilnya, banyak yang akhirnya percaya," ujarnya.

Ia menilai kepercayaan pelanggan tidak dapat dibangun hanya melalui promosi, tetapi harus dibuktikan melalui konsistensi kualitas kerja. Karena itu, dirinya terus mengikuti berbagai pelatihan dan workshop guna meningkatkan kemampuan sekaligus mengikuti perkembangan tren kecantikan.

Keberhasilan tersebut menjadi bukti bahwa kompetensi dan profesionalisme mampu menggeser stigma yang selama ini melekat di masyarakat. Di tengah persaingan industri wedding yang semakin ketat, kemampuan beradaptasi menjadi faktor penting dalam mempertahankan eksistensi usaha.

Kini, usaha yang dirintisnya berkembang pesat dengan jumlah pelanggan yang terus meningkat. Kisah Reskiyani menunjukkan bahwa usia muda bukanlah hambatan untuk sukses selama disertai keberanian, keterampilan, dan kemauan untuk terus belajar.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....