Pemuda Desa Bangun Usaha, Desa Bergerak
- 04 Jun 2026 14:16 WIB
- Bone
RRI.CO.ID, Bone – Perkembangan usaha di wilayah pedesaan kini menunjukkan tren yang semakin positif. Berbagai tenan, kedai, dan kafe mulai bermunculan berkat kreativitas anak-anak muda yang memilih membangun peluang usaha di kampung halamannya. Fenomena ini menjadi bukti bahwa desa memiliki potensi besar untuk tumbuh melalui semangat kewirausahaan generasi muda.
Hal tersebut mengemuka dalam Program Sapa UMKM RRI Bone edisi Kamis, 4 Juni 2026 yang menghadirkan pemilik Kedai Afika, Andi Afdal Husudin. Selain dikenal sebagai Sekretaris Desa Abbumpungang, Kecamatan Cina, ia juga aktif mengembangkan berbagai usaha yang bertujuan memberdayakan potensi ekonomi masyarakat di desanya.
Andi Afdal menilai pemuda desa perlu didorong untuk lebih produktif dan berani menciptakan peluang usaha. Menurutnya, membangun usaha tidak hanya memberikan tambahan penghasilan, tetapi juga mampu membuka ruang kreativitas sekaligus menggerakkan perekonomian masyarakat sekitar.
Semangat berwirausaha yang dimilikinya ternyata telah tumbuh sejak masih duduk di bangku SMA. Ia mengaku tidak pernah merasa malu untuk berjualan. Saat itu, dirinya membuat keripik pisang secara mandiri, mulai dari mengolah bahan, menggoreng, mengemas hingga menjualnya kepada teman-teman sekolah sebagai cara mendapatkan penghasilan tambahan sekaligus belajar berbisnis sejak dini.
Kini melalui Kedai Afika yang menyajikan berbagai minuman dan menu andalan seperti mie Jebew, usahanya mendapat respons positif dari masyarakat. Pelanggan tidak hanya berasal dari Kecamatan Cina, tetapi juga datang dari wilayah kecamatan tetangga. Baginya, keberhasilan usaha tidak terlepas dari konsistensi menjaga kualitas produk dan pelayanan kepada pelanggan.
Menanggapi persaingan usaha yang semakin ketat, Andi Afdal justru melihatnya sebagai motivasi untuk terus berkembang. “Persaingan bukan ancaman, tetapi motivasi agar kita lebih kreatif dan inovatif. Kualitas rasa harus dijaga, pelayanan harus lebih baik. Saya tidak sungkan mengantar langsung pesanan pelanggan dan berusaha cepat merespons setiap pesanan yang masuk,” ujarnya.
Ia juga mengaku senang berbagi pengalaman dengan pelaku usaha lain di sekitarnya. Menurutnya, keberhasilan akan lebih bermakna jika dapat memberi manfaat bagi orang lain. “Saya sering berbagi pengalaman, resep maupun cara meracik minuman kepada teman-teman pelaku usaha. Prinsip saya sederhana, jangan cari banyaknya, tetapi cari berkahnya. Alhamdulillah usaha ini bisa bertahan dan berkembang tanpa mengganggu tugas saya sebagai sekretaris desa karena semuanya saya jalankan setelah jam kerja kantor selesai,” katanya. Kisah Andi Afdal menjadi inspirasi bahwa keterbatasan bukan alasan untuk berhenti berkarya, dan desa dapat tumbuh lebih maju ketika pemudanya berani mengambil peran sebagai penggerak ekonomi masyarakat.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....