Barongko, Kue Tradisional yang Kini Hadir di Meja Kafe
- 07 Mei 2026 17:31 WIB
- Bone
RRI.CO.ID, Bone — Kue tradisional khas Bugis, barongko, kini hadir sebagai salah satu menu andalan di KPK atau Klinik Pecinta Kopi, sebuah kafe di Kabupaten Bone. Langkah tersebut mendapat apresiasi masyarakat karena menghadirkan panganan tradisional yang selama ini identik dengan acara adat dan hajatan keluarga ke ruang nongkrong anak muda.
Owner KPK, Andi Ketriza, mengatakan kehadiran barongko di kafenya merupakan upaya untuk melestarikan kuliner khas Bugis Bone agar tetap dikenal lintas generasi. Ia menilai makanan tradisional perlu mendapat ruang di tengah maraknya sajian modern dan makanan luar negeri yang kini banyak diminati masyarakat.
“Kami ingin mengangkat barongko supaya lebih mudah dinikmati semua kalangan, termasuk anak muda. Jadi orang tidak perlu menunggu acara adat atau pesta untuk bisa menikmati barongko,” ujarnya saat menjadi narasumber dalam program Sapa UMKM RRI Bone, Kamis, 7 Mei 2026.
Selama ini, barongko dikenal sebagai sajian khas yang kerap hadir dalam prosesi adat Bugis seperti mappettu ada, mappenre dui, pesta pernikahan, hingga jamuan bagi tamu dari luar daerah. Kehadirannya di kafe dinilai menjadi cara baru memperkenalkan cita rasa lokal dalam suasana yang lebih santai dan modern.
Andi Ketriza menambahkan, KPK ingin menghadirkan identitas berbeda dibandingkan kafe lain dengan tetap mengedepankan kuliner tradisional sebagai bagian dari kekayaan budaya daerah. Menurutnya, konsep tersebut sekaligus membuktikan bahwa makanan tradisional dapat tampil menarik dan relevan dengan gaya hidup masa kini.
“Inilah yang menjadi pembeda kami. Barongko bisa dinikmati kapan saja sambil menikmati suasana cozy di kafe, tanpa menghilangkan nilai tradisionalnya,” katanya.
Upaya menghadirkan barongko ke meja kafe dinilai menjadi langkah positif dalam menjaga keberlangsungan kuliner warisan Bugis. Selain memperluas pasar makanan tradisional, inovasi tersebut juga diharapkan mampu menumbuhkan rasa bangga generasi muda terhadap kuliner lokal Bone di tengah arus globalisasi makanan modern.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....