Dapur Ce-Bu Gambaran Kemandirian Finansial Bagi perempuan

  • 05 Feb 2026 21:40 WIB
  •  Bone

RRI.CO.ID, Bone – Peran perempuan dalam sektor ekonomi kreatif kembali tergambar melalui perjalanan Firda Yuni. Sosok wanita Bugis yang membangun Dapur Ce-Bu sebagai ruang aktualisasi kerja keras dan kemandirian finansial.

Firda menjelaskan, penamaan Ce-Bu merupakan singkatan dari “Cewek Bugis”, identitas yang ingin ia tonjolkan sebagai simbol ketekunan dan keberanian perempuan mengelola usaha sendiri.

Proses produksi dilakukan sejak dini hari, dimulai dari pasar hingga pengolahan bahan, sebelum dipasarkan pada malam hari. Pola kerja ini dijalani tanpa karyawan tetap, mengandalkan dukungan keluarga terdekat.

“Capek pasti, tapi saya jalani karena ini pilihan hidup,” ujarnya ketika menggambarkan rutinitas harian sebagai pelaku UMKM di RRI Bone pada Kamis, 5 februari 2026.

Firda mengaku motivasi utamanya adalah tanggung jawab terhadap anak dan orang tua, yang menjadi alasan kuat untuk tetap bertahan di tengah tekanan ekonomi. "Selain keuletan, pendekatan visual juga menjadi bagian dari daya tarik. Penampilan rapi dan percaya diri disebut membantu menciptakan kesan positif di mata konsumen," ucap Firda.

Firda menilai, kekuatan mental jauh lebih penting dibandingkan modal besar. Keyakinan pada usaha dinilai sebagai fondasi menghadapi komentar negatif maupun masa sepi pembeli.

Ia berharap ke depan dapat membuka lapangan kerja baru serta memperluas skala produksi tanpa meninggalkan nilai kualitas dan kejujuran.

Kisah Dapur Ce-Bu memperlihatkan bahwa UMKM bukan sekadar aktivitas ekonomi, melainkan cermin ketangguhan perempuan dalam menopang kehidupan keluarga.

Rekomendasi Berita