Wabup Bone Minta Minimarket Sediakan 10 Persen Produk Lokal

  • 11 Nov 2025 17:19 WIB
  •  Bone

KBRN, Bone: Wakil Bupati Bone, Andi Akmal Pasluddin, meminta seluruh minimarket dan pasar modern yang beroperasi di Kabupaten Bone agar menyediakan sedikitnya sepuluh persen produk lokal asal Bone. Langkah ini dinilai penting untuk membuka akses pasar bagi pelaku industri kecil menengah (IKM) serta meningkatkan nilai tambah produk daerah.

Hal tersebut disampaikan Andi Akmal saat membuka pelatihan peningkatan mutu, labeling, dan desain kemasan produk yang digelar Dinas Perindustrian Bone, Senin (10/11/2025). Menurutnya, Bone memiliki potensi besar di sektor pertanian, perikanan, dan industri kecil, namun belum sepenuhnya diikuti dengan pemasaran yang kuat dan merek daerah yang dikenal luas.

“Kita punya produk yang besar, tapi kelemahannya di desain, labeling, dan pemasaran. IKM kita seperti songkok recca sudah dikenal, tapi produk lain seperti ikan asap atau olahan pangan masih belum punya identitas kuat sebagai produk Bone,” ungkapnya.

Ia menambahkan, Bone termasuk lima besar daerah penghasil beras nasional, dengan produksi mencapai 600 hingga 900 ribu ton gabah setiap tahun. Namun, karena minimnya fasilitas pengolahan modern, beras Bone kerap dijual ke luar daerah dan diberi label daerah lain seperti Sidrap dan Wajo. “Nilai tambahnya bukan kita yang dapatkan,” tegasnya.

Hal serupa juga terjadi di sektor perikanan. Produk ikan tuna dan hasil laut Bone banyak dikirim ke Makassar dan dijual atas nama perusahaan di sana. Akibatnya, nama Bone jarang terdengar, padahal sumber produksinya berasal dari daerah ini.

Karena itu, Wabup menilai perlu ada keberpihakan terhadap produk lokal. Ia meminta Dinas Penanaman Modal agar menjadikan kewajiban menyediakan ruang bagi produk IKM sebagai syarat izin pendirian minimarket.

“Kalau perlu dibuat perjanjian, boleh bangun pasar modern di Bone, tapi kasih 10 persen etalase untuk produk Bone. Kalau tidak, kita hanya jadi penonton,” tandasnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....