Jelang Lebaran, Jasa Jahit Kebanjiran Pesanan

  • 29 Mar 2025 08:08 WIB
  •  Bone

KBRN, Bone: Menjelang Hari Raya Idul Fitri, permintaan jasa jahit mengalami lonjakan signifikan. Banyak masyarakat yang ingin tampil rapi dengan baju baru atau melakukan permak pakaian agar lebih pas dikenakan saat hari kemenangan.

Salah satunya adalah Syamsiah, pemilik Penjahit Cia di Desa Cakkela, Kecamatan Kahu, Kabupaten Bone, yang mengalami peningkatan pelanggan sejak pertengahan Ramadan. Dengan keterbatasan tenaga kerja, ia harus bekerja ekstra keras demi memenuhi permintaan pelanggan.

"Biasanya, hanya lima sampai sepuluh orang per hari yang datang untuk permak atau jahit baju baru. Sekarang bisa lebih dari 20 orang," ungkap Syamsiah, Jumat (28/3/2025).

Tingginya permintaan ini menjadi tantangan tersendiri bagi Syamsiah. Sebagai penjahit tunggal tanpa bantuan tenaga kerja, ia harus bekerja ekstra keras. Bahkan, karena keterbatasan waktu, ia terpaksa menolak banyak pesanan.

"Kalau memang sudah tidak sanggup, saya tidak terima. Banyak yang harus saya tolak, mungkin lebih dari sepuluh orang," jelasnya.

Meski pesanan meningkat, Syamsiah tetap menjaga kualitas jahitan agar pelanggan puas. Ia memastikan hasil jahitannya tetap rapi dan teliti. Sementara untuk harga, tidak ada kenaikan yang signifikan.

Lonjakan pesanan menjelang Lebaran memang menjadi berkah tersendiri bagi para penjahit. Namun, di sisi lain, keterbatasan tenaga kerja dan waktu menjadi tantangan yang harus dihadapi.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....