Gen Z Rentan Boros, Ikuti Tren Media Sosial

  • 15 Okt 2025 18:17 WIB
  •  Bone

KBRN, Bone; Gaya hidup konsumtif yang membuat boros di kalangan generasi Z semakin meningkat seiring maraknya tren di media sosial. Banyak anak muda kini lebih fokus mengikuti gaya hidup dan tren dibandingkan membangun kebiasaan menabung atau mengelola keuangan secara bijak.

Ketua Program Studi Ekonomi Syariah Pascasarjana IAIN Bone, Dr. Sitti Nikmah Marzuki, S.EI., M.E., mengungkapkan bahwa anak-anak muda saat ini lebih mementingkan kebutuhan sekunder, mulai dari gawai hingga perawatan kulit (skincare).

“Anak-anak sekarang bahkan bisa membeli skincare dengan harga ratusan ribu hingga jutaan rupiah. Tren ini menempati posisi nomor satu, terutama di kalangan perempuan,” jelasnya saat dikonfirmasi rri.co.id, Rabu (15/10/2025).

Lebih lanjut ia menjelaskan, kebiasaan ngopi dan nongkrong yang dianggap hal biasa ternyata juga dapat berdampak besar terhadap kondisi keuangan.

“Misalnya, harga segelas kopi sepuluh ribu rupiah. Jika dilakukan setiap hari, ditambah dengan cemilannya, tentu pengeluaran bisa membengkak. Tidak masalah mengikuti tren, tapi semuanya harus direncanakan,” ungkap Dr. Niki.

Menurutnya, pemahaman tentang pengelolaan dan perencanaan keuangan seharusnya diajarkan sejak dini agar anak-anak memiliki dasar kebiasaan finansial yang baik.

“Sejak usia sekolah dasar, seharusnya anak-anak sudah dikenalkan cara mengelola uang jajan dengan bijak. Dengan begitu, mereka akan tumbuh menjadi pribadi yang lebih bertanggung jawab terhadap keuangannya di masa depan,” tutup Dr. Niki.

Diharapkan, generasi Z dapat menahan diri dari perilaku konsumtif dan menjadikan menabung sebagai bagian dari gaya hidup baru. Mengikuti tren bukanlah hal yang salah, namun harus diimbangi dengan kesadaran finansial agar tidak berujung pada perilaku boros.

Rekomendasi Berita