Museum Lapawawoi Jadi Penjaga Sejarah dan Budaya Bone
- 15 Mei 2026 21:56 WIB
- Bone
RRI.CO.ID, Bone — Museum Lapawawoi di Kabupaten Bone menjadi pusat pelestarian sejarah dan budaya Kerajaan Bone. Museum dengan arsitektur khas Bugis ini menyimpan berbagai koleksi penting seperti pusaka kerajaan, alat tradisional, naskah kuno, hingga foto para tokoh dan pahlawan Bone.
Mahasiswa IAIN Bone, Wahyudi Ilyas, mengatakan keberadaan museum menjadi daya tarik bagi masyarakat lokal maupun pengunjung dari luar daerah untuk mengenal lebih dekat sejarah Bone melalui benda-benda peninggalan masa lampau yang masih terawat. “Setiap benda di sini bukan hanya barang lama, tetapi potongan cerita yang masih hidup dan mengingatkan kita pada perjuangan leluhur,” ujar Wahyudi, Jumat, 15 Mei 2026.
Ia mengaku datang ke Museum Lapawawoi untuk melihat langsung berbagai benda bersejarah peninggalan Kerajaan Bone, seperti naskah La Galigo, keris, hingga topi Arung Palakka yang menjadi bagian penting perjalanan sejarah Bone.
Suasana museum yang tenang serta penataan koleksi yang rapi membuat pengunjung lebih mudah menelusuri perjalanan sejarah Bone. Berbagai koleksi yang dipajang juga memberikan gambaran tentang kehidupan sosial dan budaya masyarakat Bugis pada masa lalu.
Pemandu museum, Vito, mengatakan pihak museum selalu memberikan penjelasan mengenai asal-usul dan fungsi setiap koleksi agar pengunjung tidak hanya melihat, tetapi juga memahami nilai sejarah yang terkandung di dalamnya. “Kami selalu menjelaskan asal-usul dan fungsi setiap objek agar sejarahnya tidak sekadar dilihat, tetapi dipahami,” kata Vito.
Pengelola museum juga terus melakukan perawatan rutin dan dokumentasi koleksi untuk menjaga kelestarian benda-benda bersejarah tersebut. Selain itu, Museum Lapawawoi kerap menjadi lokasi kegiatan edukasi seperti kunjungan sekolah dan diskusi sejarah guna menumbuhkan kecintaan generasi muda terhadap warisan budaya Bone.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....