Tarik Tambang, Adu Kekuatan yang Melintasi Peradaban Dunia
- 12 Agt 2026 13:55 WIB
- Bone
RRI.CO.ID, Bone - Dalam semarak menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia, beragam lomba turut menjadi rangkaian acara yang selalu dinantikan. Dari sekian banyak lomba, tarik tambang tak pernah ketinggalan menjadi pelengkap momentum bersejarah itu.
Meski terlihat sederhana, namun lomba ini memerlukan kekompakan dan kerjasama yang baik dari para peserta. Strategi yang tepat juga tak kalah pentingnya agar bisa unggul dari lawan dan keluar sebagai pemenang.
Dikutip dari laman Wikipedia, sejarah tarik tambang bermula dari tradisi kuno di berbagai peradaban dunia, seperti Mesir Kuno, Tiongkok, India, dan Yunani Kuno, yang kemudian masuk ke Indonesia dibawa oleh pemerintah kolonial Belanda. Menurut sebuah buku Dinasti Tang, Catatan Feng , tarik tambang digunakan oleh komandan militer Negara Chu untuk melatih prajurit selama musim semi dan musim gugur (abad ke-8 hingga ke-5 SM).
Selama dinasti Tang, Kaisar Xuanzong mempromosikan permainan tarik tambang dalam skala besar, menggunakan tali hingga 167 meter (548 kaki) dengan tali yang lebih pendek terpasang, dan lebih dari 500 orang di setiap ujung tali. Setiap pihak juga memiliki tim penabuh drum sendiri untuk menyemangati para peserta.
Di Yunani Kuno, olahraga ini disebut helkystinda. Helkystinda dan ephelkystinda tampaknya merupakan versi biasa dari tarik tambang, sementara dielkystinda. Menurut Julius Pollux mereka tidak memiliki tali, kemungkinan tim-tim tersebut berpegangan tangan saat menarik, yang akan meningkatkan kesulitan, karena pegangan tangan lebih sulit dipertahankan daripada pegangan tali.
Permainan tarik tambang di Yunani kuno termasuk permainan yang paling populer. Permainan ini akan membantu membangun kekuatan yang dibutuhkan untuk pertempuran dengan baju besi lengkap.
Dari Media Netizen Indonesia dijelaskan bangsa Yunani menggelar tarik tambang sebagai salah satu cabang olahraga dalam Olimpiade yang diadakan sekitar 500 tahun sebelum Masehi. Sejak saat itu, tarik tambang menyebar ke berbagai penjuru dunia, termasuk Indonesia.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....