Snowplow Parenting Dapat Hambat Kemandirian Anak
- 29 Jun 2026 16:55 WIB
- Bone
RRI.CO.ID, Bone - Anak ibarat kertas putih kosong yang tidak bernoda, mereka terlahir ke dunia tanpa apapun. Orang tua dan lingkungan adalah "tinta" yang mengisi kertas tersebut, maka orang tua pun memegang peranan krusial yang kelak akan menentukan karakternya, nilai, dan masa depan mereka.
Mengingat pentingnya peran orang tua, maka perlu menerapkan pola asuh yang baik sebagai strategi dalam berinteraksi, mendidik, membimbing, dan mendisiplinkan anak sehari-hari. Hal-hal yang dilihat, didengar, dan dialami anak akan membentuk kepribadian mereka.
Naluri orang tua yang ingin menyayangi dan melindungi anak pun tak jarang membuat mereka menerapkan pola asuh snowplow parenting. Snowplow parenting merupakan pola asuh orang tua yang berusaha menghilangkan segala rintangan yang menghalangi jalan anaknya.
Hal ini seperti cara kerja mesin snowplow yang menyingkirkan salju dari jalan sehingga orang yang melaluinya bisa melintas dengan aman tanpa khawatir terjatuh atau terpeleset. Mengutip Parents Jessica Lahey–penulis buku parenting–mengatakan salah satu penyebab gaya pengasuhan snowplow menjadi tren tidak terlepas dari peran media.
Media menyebabkan orang tua meyakini bahwa anak-anak selalu dalam bahaya. Alhasil, orang tua merasa harus selalu melindungi anak-anaknya dari ancaman. Padahal, ketika orang tua terus-menerus mengendalikan situasi dan mengambil alih tanggung jawab anak, mereka tanpa sadar menghambat kemampuan anak untuk tumbuh mandiri dan percaya diri. Anak jadi terbiasa bebas dari masalah karena bantuan dari orang tuanya.
Pola pengasuhan tipe snowplow umumnya lahir karena orang tua yang cemas anaknya mengalami kegagalan. Namun, jika porsinya berlebihan, pola asuh ini dapat merugikan perkembangan anak dalam jangka panjang.
Orang tua perlu menahan diri untuk tidak selalu ikut campur membereskan masalah anak. Sebaliknya, orang tua perlu memberikan ruang bagi anak agar mereka dapat belajar dari setiap tindakan dan keputusannya dari proses itulah, ketangguhan, kemandirian, dan kepercayaan diri anak dapat terbentuk.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....