Dr.Shabiel: Kehadiran Ebook Tidak Akan Mematikan Real Book

  • 15 Mei 2026 12:08 WIB
  •  Bone

RRI.CO.ID, Bone - Kehadiran transformasi digital juga turut menghadirkan wajah baru dari buku. Buku telah menjelma dari pikiran yang dituangkan ke dalam lembaran-lembaran kertas, ke format yang lebih kekinian dan praktis.

Sebagai seorang penulis, Dr. Shabiel Zakaria, S.Pd., M.Pd. mengakui buku-buku digital tidaklah mematikan eksistensi dari buku fisik atau real book. Meski minat pembaca pada buku fisik telah mengalami penurunan secara signifikan, namun itu bukanlah kemunduran, melainkan hanya pergeseran ruang semata.

Pergeseran itupun tak lantas mematikan kreativitas dan semangat para penulis. Terlebih dengan gempuran konten-konten visual di media sosial yang menjadi pemicu hadirnya budaya instan.

“Budaya instan yang serba cepat, maunya singkat-singkat saja. Bahkan saya melihat pembaca itu sekarang maunya langsung ke resumenya saja”, jelas Shabiel kepada rri.co.id, Jumat, 15 Mei 2026.

Diakui Shabiel, penulis telah menuangkan semua yang ada dalam pikirannya dan meluangkan waktunya untuk membuat sebuah karya. “Kami berharap agar para pembaca membacanya secara utuh, bukan singkat-singkat karena akan mengakibatkan ada pergeseran memaknai tulisan itu”, ujarnya.

Meski ebook ataupun audiobook mengalami peningkatan, namun hingga saat ini, kata Shabiel, data dari Perpustakaan Nasional (Perpusnas) menyebutkan sekitar 5,9 juta judul buku yang diterbitkan secara cetak. “Dibandingkan dengan digital book yang jumlahnya hanya sekitar ratusan ribu judul saja”, lanjutnya.

Penulis juga cenderung lebih memilih menerbitkan bukunya secara fisik tapi kami pun tak lantas menolak digitalisasi karena kehadirannya bisa saling mendukung. “kami meyakini kehadiran digital book tidak akan pernah mematikan real book karena masing-masing punya pembacanya sendiri”, pungkas Shabiel.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....